Foto bersama Yayasan Panti Asuhan Fransiskus Asisi di wilayah Depok, Jawa Barat dengan Fornisel
Informasi awal perkunjungan sebenarnya datang dari laporan Barugamuri Dachi. Biasa dipanggil Ama Jose. Merupakan salah seorang Pengurus Fornisel. Dikatakan, ada Panti Asuhan di Bilangan Depok. Didalamnya terdapat banyak anak asuh dari Nias. Tentu membutuhkan dukungan BPH DPP Fornisel. Itulah sebabnya, hari ini Ketum Fornisel, Bahagia Dachi bersama Bendum, Febby Wate, dan Ketua Bansos, Pdt. Nasokhili Giawa tergugah. Segera meluncur ke tempat Panti Asuhan tersebut.
Baca Juga : Brigjend Pol Bahagia Dachi: Sedikit Bantuan Bernilai Besar Saat Dibutuhkan
Informasi didapatkan di Panti Asuhan. Anak - anak berasal dari berbagai suku dan daerah di Indonesia. Antara lain adalah Nias, Manado, Asmat, Ambon, dan lain sebagainya. Menurut pengasuh, Darius, anak - anak berjumlah 48 orang. Mayoritas berasal dari Nias. "Kami membina mereka dengan penuh kasih. Walaupun memang berada di tengah kekurangan dan keterbatasan." Demikian penjelasan dari Darius.
Pada kesempatan itu pula, BPH Fornisel bergerak. Melalui Ketum Fornisel, Brigjend Bahagia Dachi. Menyerahkan 20 paket sembako dan perlengkapan mandi. Diantaranya berisi beras, mie instan, minyak goreng dan ikan dalam kemasan untuk sembako. Sementara untuk perlengkapan mandi berisi sabun, pasta gigi, sampo dan sikat gigi.
-
Di bagian akhir pertemuan, salah seorang anak asuh meminta kesediaan BPH DPP Fornisel. Cinta kasih yang diminta untuk kesediaan. Bisa menjadi ayah asuh bagi mereka. Tangis haru mewarnai pertemuan. Namun Ketum Fornisel memberikan pertanyaan yang sungguh menyentuh. "Kami bisa memahami kondisi kalian. Tetapi kita boleh mendahului kehendak Tuhan", imbuh Ketum. (NG).