Sabtu, 18 Juli 2026

Cegah Nepotisme, Siti Zuhro Dorong Penggunaan Hak Angket sebagai Pembelajaran

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Minggu, 3 Maret 2024 | 22:07 WIB
Prof Siti Zuhro. (X)
Prof Siti Zuhro. (X)

NAWACITAPOST.COM - Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, menyoroti potensi dari hak angket terkait kecurangan dalam Pemilu 2024 sebagai pelajaran berharga untuk masa depan.

Menurutnya, hal ini penting agar Indonesia tidak lagi terjerat dalam praktik nepotisme dan dinasti politik dalam konteks demokrasi.

"Hak angket bisa menjadi pembelajaran agar di Pemilu mendatang, selama era reformasi ini, kita tidak lagi dihadapkan pada politisasi bantuan sosial, nepotisme, atau dinasti politik," ujar Siti, dikutip Minggu (3/3/2024).

Baca Juga: Mahfud MD Nilai Simulasi Makan Siang Gratis Tidak Etis

Siti menambahkan, saat ini penting untuk mengaktifkan hak angket agar DPR dapat secara transparan mengungkap proses tahapan Pemilu yang diduga penuh dengan kecurangan.

"Maka saat ini relevan untuk mengaktifkan hak angket agar proses tersebut dapat terang-benderang melalui DPR yang seharusnya merupakan wakil rakyat," tambahnya.

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 01, Anies Baswedan, memberikan dukungannya terhadap usulan dari Calon Presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo, yang mendorong untuk digulirkannya hak angket terkait dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024 di DPR.

Baca Juga: Cegah Panic Buying, Surabaya Cukupi Kebutuhan Pangan dengan Pasar Murah dan GPM

"Kami yakin bahwa koalisi perubahan dari Partai Nasdem, PKB, dan PKS akan siap untuk bersama-sama," kata Anies.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini