Kamis, 4 Juni 2026

BPS: Luas Panen Padi Alami Penurunan

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 1 Maret 2024 | 15:15 WIB
Padi di sawah. (X)
Padi di sawah. (X)

NAWACITAPOST.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa luas panen padi mengalami penurunan sebesar 0,24 juta hektare atau 2,29% dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2022.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, mengungkapkan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh fenomena cuaca El Nino yang menguat pada semester II/2023.

"Luas panen padi mencapai 10,21 juta hektare atau turun 2,29% dibandingkan dengan keadaan pada tahun 2022," kata Habibullah dalam rilis BPS, Jumat (1/3/2024).

Baca Juga: Alasan Pertamina Pertahankan Harga BBM Non-subsidi

Ia juga menambahkan bahwa penurunan luas panen terjadi di sebagian besar pulau, terutama di pulau Jawa yang turun sebesar 2,75% menjadi 0,15 juta hektare dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Secara rinci, penurunan luas panen terbesar terjadi di provinsi Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Jawa Tengah. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, luas panen di Jawa Barat turun sebesar 78.750 hektare, Sulawesi Selatan 72.900 hektare, dan Jawa Tengah 45.910 hektare.

Meskipun demikian, di tengah penurunan luas panen padi secara nasional, beberapa provinsi justru mengalami peningkatan luas panen. Hal ini terutama terjadi di Sumatra Barat, NTB, dan Lampung.

Baca Juga: KPU Umumkan Hasil Pemilu Luar Negeri: Anies-Muhaimin Memimpin di 6 PPLN

Habibullah mengungkapkan bahwa luas panen di Sumatra Barat naik menjadi 28.680 hektare, NTB naik 17.420 hektare, dan Lampung naik menjadi 11.860 hektare dibandingkan dengan tahun 2022.

 

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini