Minggu, 19 Juli 2026

Kementerian PUPR Alokasikan Rp13,72 Triliun untuk Program Rumah FLPP

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 28 Februari 2024 | 22:04 WIB
Ilustrasi rumah FLPP. (X)
Ilustrasi rumah FLPP. (X)

NAWACITAPOST.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,72 triliun untuk program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang tahun 2024. Anggaran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyediakan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Herry Trisaputra Zuna, menyatakan bahwa alokasi dana FLPP untuk rumah bersubsidi tahun ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Jumlah ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Namun, sesuai hasil rapat internal 27 oktober 2023, pemerintah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dana FLPP tahun 2024 menjadi 220.000 unit," kata Herry, Rabu (28/2/2024).

Baca Juga: Kapan Puasa Ramadan Dimulai? Perbedaan Pendapat NU, Muhammadiyah, dan Pemerintah

Pada 2023, realisasi anggaran FLPP mencapai Rp26,3 triliun untuk memasok sebanyak 229.000 unit rumah subsidi. Meskipun jumlahnya lebih rendah, pemerintah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dana FLPP tahun 2024 sebesar 220.000 unit.

Selain FLPP, pemerintah juga menganggarkan dana untuk program subsidi bantuan uang muka (SBUM) sebesar Rp680 miliar untuk 166.000 unit, serta dana peserta tabungan perumahan rakyat untuk pembiayaan Tapera sebesar Rp830 miliar untuk 7.251 unit rumah.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah akan membangun kerja sama antar stakeholder pembiayaan perumahan. Selain itu, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) juga berencana untuk meningkatkan penyaluran FLPP menjadi 220.000 unit pada 2024.

Baca Juga: Arab Saudi Gelar Pemantauan Hilal, Awal Ramadhan 1445 H Diprediksi pada 12 Maret 2024

BP Tapera juga telah menggandeng 21 Asosiasi Pengembang Perumahan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) tentang Rumah yang Layak Huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Awalnya pemerintah dalam rencana kerja tahun anggaran 2024 menganggarkan bantuan pembiayaan perumahan FLPP senilai Rp13,73 triliun yang diproyeksi hanya mampu menyuplai sebanyak 166.000 unit.

"Tahun 2024 mendatang target yang harus dicapai sebesar 166.000 unit. Namun sesuai arahan dari pemerintah, target tahun depan ini berpotensi menuju ke 220.000 unit," jelas Komisioner BP Tapera, Adi Setianto.

Baca Juga: Pesta Rakyat di Pantai Pasir Kuning Siap Digelar Maret 2024, Ada Perang Ketupat dan Tradisi Ruahan

Dengan adanya alokasi anggaran dan kerja sama yang baik antar stakeholder, diharapkan program pembiayaan perumahan subsidi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan tempat tinggal yang layak.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini