Kamis, 4 Juni 2026

Kasus Korupsi Rp 10 Triliun PT Asabri , Menhan Beri Perhatian Khusus

Photo Author
- Selasa, 14 Januari 2020 | 12:02 WIB
Jakarta, NAWACITA- Menko Polhukam Mahfud MD yakin Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberi perhatian khusus terhadap kasus dugaan korupsi Rp 10 triliun PT Asabri. Staf Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan Prabowo akan memberi perhatian khusus kepada kasus ini sembari menunggu informasi lengkap dari pihak terkait lainnya.

"Pasti. Ketika mendapat laporan terkait dugaan korupsi di Asabri, Menhan sedang mempelajari dan menunggu informasi lengkap permasalahannya dari Menteri BUMN dan BPK," kata Dahnil yang merupakan Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga saat dikonfirmasi, Selasa (14/1/2020).

Baca Juga : Jokowi : Indonesia Miliki Peranan Penting Bentuk Energi BaruĀ 


Dahnil menyebut Prabowo sebagai Menteri Pertahanan berkepentingan terkait kasus dugaan korupsi di PT Asabri. Ini karena Asabri menampung dana prajurit TNI, Polri hingga PNS Kementerian Pertahanan.

"Menhan berkepentingan dengan kasus Asabri meski Asabri adalah BUMN di bawah Koordinasi Kementerian BUMN, namun dari total aset 35, 188 triliun PT Asabri berasal dari uang iuran pensiun prajurit TNI/Polri dan PNS TNI/Polri termasuk PNS Kemhan, di mana dari total gaji pokok mereka setiap bulan dipotong 4,75 persen untuk iuran pensiun dan 3,25 persen untuk tunjangan hari tua," tutur Dahnil.

"Jadi, Pak Menhan ingin memastikan dana prajurit tetap aman dan tidak terganggu," jelas Dahnil.

Mahfud Md sebelumnya menyebut kasus Asabri bukan hal baru. Pada awal reformasi, saat menjadi Menhan, Mahfud membuka kasus itu ke publik.

Asabri kini diduga bermasalah lagi dengan Mahfud Md menyebut ada isu korupsi Rp 10 triliun. Dia yakin kasus ini bakal jadi perhatian Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini