"Kita tidak buat provokasi. Tidak ada provokasi kepada pihak manapun," kata Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama (Marsma) Ronny Irianto Moningka, Selasa (7/1/2020).
Baca Juga : Jokowi : Natuna Adalah Teritorial Kita yang Masuk Dalam NKRI
Dia menegaskan, pengerahan pesawat tempur buatan Amerika Serikat (AS) ke Natuna itu semata-mata untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Ini dilakukan untuk menjaga wilayah kedaulatan kita," tegas jenderal bintang satu ini.
Selain empat pesawat tempur, Lanud Roesmin Nurjadin juga melengkapi kekuatan dengan enam pilot pesawat tempur. Selain itu puluhan prajurit TNI AU juga dikerahkan.
Personel dan pesawat tempur saat ini sudah digeser ke Pangkalan Udara Natuna, Kepulauan Riau. Mereka menunggu instruksi dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.