NAWACITAPOST.COM - Dalam upaya meningkatkan minat baca serta mendukung program pembinaan intelektual warga binaan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Teweh menerima kunjungan layanan Perpustakaan Daerah Keliling yang menghadirkan berbagai koleksi buku bacaan edukatif dan inspiratif bagi warga binaan. Selasa, 07 April 2026.
Kehadiran perpustakaan keliling disambut dengan antusias oleh warga binaan yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membaca maupun meminjam berbagai jenis buku, mulai dari buku pengetahuan umum, keterampilan, keagamaan, motivasi, hingga bacaan hiburan yang positif.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian melalui pendekatan literasi, yang bertujuan membuka wawasan, meningkatkan pengetahuan, serta menumbuhkan semangat belajar bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Lintas Level, Pemkot Bekasi Sambut Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Jawa Barat
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, menyampaikan bahwa literasi merupakan bagian penting dalam proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan pola pikir dan pengembangan kualitas diri warga binaan.
“Melalui kegiatan literasi seperti ini, kami ingin memberikan ruang pembelajaran yang positif bagi warga binaan. Buku menjadi jendela pengetahuan yang mampu membangun kesadaran, memperluas wawasan, serta mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik,” ungkapnya.
Program layanan perpustakaan keliling juga menjadi wujud sinergi antara Lapas Muara Teweh dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan yang humanis serta berkelanjutan. Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan positif dan menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif di dalam lapas.
Baca Juga: Kemnaker Siapkan Reward bagi Perusahaan yang Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Peserta MagangHub
Antusiasme warga binaan terlihat dari tingginya partisipasi dalam memilih dan meminjam buku, menunjukkan bahwa pembinaan berbasis literasi mendapat respons positif sebagai sarana pengembangan diri selama menjalani masa pembinaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Teweh menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang edukatif, inspiratif, dan bermanfaat sebagai bagian dari implementasi sistem pemasyarakatan modern yang berfokus pada pemulihan dan reintegrasi sosial.
(Humas Lapas Muara Teweh)