Senin, 1 Juni 2026

Ganjar Pranowo Kirim Tim untuk Membantu Penanganan Pascabanjir di Jakarta

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Senin, 6 Januari 2020 | 10:14 WIB
Semarang, NAWACITA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberangkatkan 100 sukarelawan dari berbagai unsur untuk membantu penanganan pascabanjir di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Pemberangkatan sukarelawan gabungan ke dua provinsi yang dilanda banjir tersebut dilakukan Ganjar usai menggelar apel pagi bersama di halaman Kantor Gubernur Jateng Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Senin (6/1/2020). Sukarelawan gabungan itu juga terdiri atas unsur BPBD kabupaten/kota, PMI, Tagana, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah.
Baca Juga: Karopenmas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono belum Pastikan Kehadiran Novel Siang Ini

"Kemarin kita sudah mengirimkan logistik, hari ini, kami kirimkan personel dengan harapan mereka dapat membantu menyelesaikan hal-hal yang ada di lokasi banjir itu. Mereka orang-orang hebat dan terlatih, pasti bisa mendayagunakan kemampuannya di lokasi bencana," kata dia.



Ganjar menjelaskan, para sukarelawan akan ditugaskan ikut membantu penanganan pascabanjir di Jakarta dan Jabar selama sepekan. Namun, apabila masih dibutuhkan, maka bisa saja diperpanjang waktu penugasan.

Orang nomor satu di Jateng itu menegaskan, pengiriman bantuan, baik logistik maupun sukarelawan ke Jakarta dan Jabar, sebatas misi kemanusiaan.

Ini karena saat Jateng dilanda tanah longsor besar di Banjarnegara beberapa tahun lalu, bantuan dari seluruh Indonesia juga mengalir.

"Bencana ini mengasah kepekaan dan kesolidan kita bersama. Semoga, kemarahan rakyat dapat kita reduksi dengan pengiriman bantuan ini sehingga akan mengurangi orang mencaci, memaki, atau membuli. Mari kita saling tolong menolong sebagai anak bangsa," katanya.
Baca Juga: Novel Baswedan Diperiksa Hari ini

Kepada para sukarelawan yang berangkat, Ganjar berpesan agar dapat menjaga nama baik Jawa Tengah dan diminta tidak merepotkan pihak Jakarta dan Jabar serta harus siap lahir batin. Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng Sudaryanto menambahkan, 100 sukarelawan akan dibagi menjadi dua, yakni 50 personel diperbantukan di Jakarta, sedangkan sisanya di Jawa Barat.

"Tidak menutup kemungkinan nanti mereka akan dipindahkan ke lokasi lain apabila memang dibutuhkan. Misalnya saat Jakarta sudah selesai, maka tim Jakarta akan dipindahkan untuk membantu yang ada di Jabar," ujar Sudaryanto.

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini