Minggu, 19 Juli 2026

Sentuhan Rohani di Lapas Rantauprapat: Menabur Harapan di Balik Jeruji

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Senin, 26 Januari 2026 | 10:27 WIB
Pegawai dan Warga Binaan Lapas Rantauprapat Bersama Kemenag Labuhanbatu
Pegawai dan Warga Binaan Lapas Rantauprapat Bersama Kemenag Labuhanbatu

Baca Juga: Bahas Pendidikan Kesetaraan, Rutan Humbahas Ikuti Rapat Virtual Arahan Ditjenpas

Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk dimaafkan, dan tidak ada masa depan yang terlalu suram untuk diperbaiki.

"Jeruji boleh membatasi raga, tapi iman harus tetap merdeka. Kami ingin mereka pulang nantinya bukan sebagai mantan narapidana, melainkan sebagai pribadi baru yang takut akan Tuhan." Pesan salah seorang penyuluh.

Menatap Masa Depan

Melalui sentuhan rohani ini, Lapas Rantauprapat bukan lagi sekadar tempat penghukuman, melainkan wadah transformasi.

Baca Juga: Songsong Ramadan, Warga Gununganyar Lor Gelar Ziarah Wali dan Doakan Surabaya

Warga binaan diajak untuk melihat masa lalu sebagai pelajaran berharga dan masa depan sebagai kanvas kosong yang siap dilukis dengan kebaikan.

Dengan adanya pembinaan rutin ini, diharapkan suasana di dalam Lapas tetap kondusif, harmonis, dan penuh toleransi, sekaligus memastikan bahwa hak-hak beribadah setiap warga negara tetap terpenuhi meski berada di balik jeruji besi.

(Humas Lapas Rantauprapat)

Halaman:

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini