NAWACITAPOST.COM - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan di Lapas Kelas IIB Muara Teweh terus menunjukkan semangat positif melalui kegiatan merajut yang dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengisian waktu, tetapi juga wadah pembentukan keterampilan produktif yang bernilai ekonomi. Rabu, 21 Januari 2026.
Dengan pendampingan petugas, WBP perempuan dilatih untuk mengembangkan ketekunan, kreativitas, dan rasa tanggung jawab. Hasil rajutan yang dihasilkan menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di Lapas Muara Teweh berorientasi pada pemulihan, pemberdayaan, dan kesiapan warga binaan untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat.
Baca Juga: Lapas Gunungsitoli Perkuat Sinergi dengan Pengadilan Negeri Gunungsitoli
Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Teweh menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pemasyarakatan yang humanis, membina dengan hati, serta membuka ruang harapan bagi setiap warga binaan untuk berubah dan berkarya.
(Humas Lapas Muara Teweh)