Jumat, 5 Juni 2026

Peserta Magang Batch II Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Dorong Kemandirian WBP melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Selasa, 6 Januari 2026 | 11:37 WIB
Petugas, Peserta Magang dan WBP Lapas Gunungsitoli Saat Kegiatan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring
Petugas, Peserta Magang dan WBP Lapas Gunungsitoli Saat Kegiatan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring

NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kali ini, Peserta Magang Batch II di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli menginisiasi kegiatan edukatif berupa Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring, yang dilaksanakan pada Selasa (06/01) di lingkungan Lapas.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran aktif Peserta Magang dalam mendukung pembinaan WBP melalui pendekatan keterampilan praktis yang aplikatif dan bernilai ekonomis.

Baca Juga: Bangun Komunikasi Sejuk, Pendam V/Brawijaya Ajak Insan Pers Ngopi Bareng

Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh Kasi Binadik dan Giatja, Bapak Yosua Zebua, beserta jajaran staf sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pelaksanaan program pembinaan kemandirian.

Dalam pelatihan ini, para WBP dibekali pengetahuan mulai dari pengenalan bahan baku pembuatan sabun cuci piring, teknik pengolahan yang tepat, proses pengemasan produk, hingga perhitungan biaya produksi dan simulasi penentuan harga jual.

Materi disampaikan secara interaktif oleh Peserta Magang Batch II sehingga WBP dapat memahami sekaligus mempraktikkan langsung proses pembuatan produk.

Baca Juga: Rutan Rantau Ikuti Apel Bersama dan Penandatanganan Deklarasi Perjanjian Kinerja Bersama Menteri ImiPas

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kontribusi Peserta Magang Batch II dalam menghadirkan kegiatan pembinaan yang inovatif dan bermanfaat.

Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat wirausaha serta kepercayaan diri WBP sebagai bekal penting saat kembali ke tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat relevan dengan tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk WBP agar menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan mampu beradaptasi secara positif setelah bebas,” ujar Kalapas.

Baca Juga: Pasca Libur Panjang, DPRD Surabaya Soroti Banjir di SDN Ujung V Semampir

Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Antusiasme WBP terlihat selama proses pelatihan, mulai dari sesi pemaparan materi hingga praktik langsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara jajaran Lapas dan Peserta Magang Batch II dapat terus berlanjut dalam menghadirkan program-program pembinaan yang kreatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia WBP di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli.

Halaman:

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini