Minggu, 19 Juli 2026

39 Gempa Susulan Guncang Bayah, Banten

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 26 Februari 2024 | 10:49 WIB
Peta Gempa Baiyah, Banten sebesar M 5,7 pada Minggu malam, 25 Februari 2024.  (X.COM/BMKG)
Peta Gempa Baiyah, Banten sebesar M 5,7 pada Minggu malam, 25 Februari 2024. (X.COM/BMKG)

NAWACITAPOST.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadinya 39 gempa susulan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang daerah Bayah, Banten, pada Minggu (25/2/2024). Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan bahwa gempa susulan tersebut tercatat hingga Senin (26/2/2024) pagi pukul 07.00 WIB.

"Jumlah gempa susulan 39 kejadian," tulis Daryono dalam keterangan resmi BMKG pada Senin.

Gempa magnitudo 5,7 tersebut terjadi di daerah Bayah, Banten, pada koordinat 7,63° LS; 105,74° BT, pada Minggu malam pukul 20.07 WIB. BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal yang disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Banten.

Baca Juga: Catat! Ada Sarkem Fest 2024 Digelar Awal Bulan Depan

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault) yang merupakan cerminan gempa megathrust," ujar Daryono.

Gempa bumi tersebut juga dirasakan di beberapa wilayah di sekitarnya, termasuk Serang, Cilacap, Lembang, Garut, dan Bandung, dengan skala MMI (Modified Mercally Intensity) yang berbeda.

Di wilayah Cilacap, gempa terasa dengan skala II-III MMI; Serang II MMI; Panimbang II-III MMI; Cigelis II-III MMI; Lembang II MMI; Garut III MMI; serta Bandung II-III MMI. Skala II MMI menandakan bahwa getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang, sedangkan skala III MMI menunjukkan bahwa getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang melintas.

Baca Juga: Bantu Ibu Tulang Punggung Keluarga di Manggarai Timur, Mensos Siapkan Bantuan Pemberdayaan untuk Kepala Keluarga

BMKG juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun pihak terkait terkait perkembangan gempa bumi di wilayah tersebut.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini