Minggu, 19 Juli 2026

Bupati Siak Alfedri Lepas Para Raider dalam Pembukaan Melayu Cup Race 2024

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Minggu, 25 Februari 2024 | 21:02 WIB
Melayu Cup Race 2024 (Foto: dok Nawacitapost)
Melayu Cup Race 2024 (Foto: dok Nawacitapost)

NAWACITAPOST.COM - Bupati Siak, Alfedri, bersama Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, Dandim 0322/Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho, dan Ketua Andri Fauzar, secara resmi melepas para raider untuk melakukan warm-up lap dalam pembukaan Melayu Cup Race Tahun 2024.

Kabupaten Siak, yang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Riau, menjadi pusat perhatian dengan gelaran event spesial, Melayu Cup Race 2024.

Sebanyak 353 starter hadir pada event perdana di tahun 2024 ini, dengan total 19 kelas yang akan dilombakan. Perlombaan ini digelar pada Sabtu dan Ahad, 24-25 Februari 2024, di Sirkuit Non Permanen Panglima Ghimbam, kota Siak Sri Indrapura, Provinsi Riau.

Baca Juga: Yuk Liburan Seru di Hutan Menyala Tahura Bandung, Wisata Malam dengan Sentuhan Teknologi dan Alam yang Memukau

Alfedri mengungkapkan bahwa event besar seperti ini dapat menjadi daya tarik bagi pariwisata di Kabupaten Siak. Dia menegaskan bahwa Siak adalah "Siak The Truly Malay" atau melayu sejati.

"Perkembangan pariwisata harus didukung dengan promosi dan melalui kegiatan-kegiatan seperti ini. Kami yakin para pembalap akan menyukai destinasi wisata di Siak, terutama karena kota ini memiliki sejarah yang penting bagi bangsa," kata Alfedri.

Peningkatan pariwisata diharapkan dapat menarik minat banyak orang untuk berkunjung ke Siak Sri Indrapura, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat setempat melalui kunjungan wisatawan, termasuk penginapan dan belanja.

Baca Juga: Yuk Liburan Seru di Hutan Menyala Tahura Bandung, Wisata Malam dengan Sentuhan Teknologi dan Alam yang Memukau

Alfedri berharap para pembalap yang mengikuti Melayu Cup Race 2024 dapat menikmati suasana kota Siak, yang merupakan warisan dari Kerajaan Sultan Siak yang terkenal hingga mancanegara.

"Kota Siak ini identik dengan budaya Melayu. Kami mengundang para pembalap untuk berinteraksi dengan masyarakat setempat dan memperkenalkan potensi pariwisata kota kami kepada orang lain di tempat asal mereka," ujarnya.

Dia juga berharap melalui event ini, akan lahir pembalap-pembalap handal asal daerah Siak yang bisa mengharumkan nama kabupaten mereka. "Prestasi dalam balapan akan menjadi promosi bagi pariwisata. Kami mendukung tanpa pamrih untuk pertumbuhan dan kemajuan pariwisata negeri kita sendiri," tutup Alfedri dengan semangat. (Sokhiaro Halawa)

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini