Kamis, 4 Juni 2026

Yasonna Laoly: Ada Upaya Pencurian Suara PDIP untuk Loloskan Partai Tertentu

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 23 Februari 2024 | 11:25 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly (Instagram)
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly (Instagram)

NAWACITAPOST.COM - Ketua DPP PDIP, Yasonna H. Laoly, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendeteksi adanya upaya pencurian suara PDIP di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 untuk semua tingkatan. Hal ini membuat PDIP melakukan berbagai upaya untuk mengamankan suara agar tidak dicuri.

Menurut Yasonna, dia turun ke Sumatera Utara atas perintah DPP PDIP untuk mengamankan suara partai di Pileg 2024. "Saya kebetulan caleg di DPR RI dan saya selalu memantau pergerakan suara mulai dari dapil 1, 2, dan 3," kata Yasonna Laoly di Medan, dikutip Jumat (23/2/2024).

Yasonna juga mengklaim bahwa PDIP berpeluang mendapatkan 8 kursi DPR RI dari Sumatera Utara. Dua kursi berasal dari dapil Sumatera Utara 2, sementara dari dapil 1 dan 3, PDIP potensial mendapatkan masing-masing 3 kursi.

Baca Juga: Ide Healing Asik! Ini 5 Destinasi Wisata di Blitar yang Wajib Kamu Kunjungi Suasananya Bikin Betah

"Dari perhitungan sementara dari data kami, dari informasi yang kami dapat untuk Sumatera Utara 2 kami dapat dua kursi. Dari Sumatera Utara 1 kami potensial dapat 3, saat ini sudah ada 500 ribu lebih suara, dan Sumatera Utara 3 potensial dapat 3 kursi," ucapnya.

Yasonna juga menyebutkan adanya indikasi upaya mencuri suara PDIP, karena adanya partai yang ingin meningkatkan suaranya agar bisa lolos ke Senayan.

"Saya sampaikan ini karena belakangan ini menangkap indikasi ada upaya-upaya melakukan kecurangan, mencuri suara, ada yang ingin menaikkan suara-suara tertentu supaya bisa masuk ke Senayan dan lain-lain," tambahnya.

Baca Juga: Eksplorasi Wisata Bukit Bonsai Blitar, Nikmati Liburan Menyenangkan dengan Pesona Alam Hingga Spot Foto Instagramable yang Memukau

Untuk mengantisipasi hal tersebut, DPP PDIP telah memberikan instruksi kepada kader partai untuk betul-betul menjaga suara. "Karena itu saya ke sini untuk meminta saksi-saksi kita betul-betul menjaga suara kita," imbuhnya.

Yasonna menekankan pentingnya penjagaan suara karena PDIP telah mengalami kasus kehilangan suara sebelumnya. Suara PDIP pernah hilang 50 suara dan akhirnya dikembalikan karena mereka memiliki data sendiri.

"Supaya tidak ada yang dimanipulasi, kita juga melihat kemarin berdasarkan laporan suaranya ada dua C1 suara kita bisa turun bisa hilang 50 suara, untungnya kita punya C1 dan kita lawan. Saya sudah instruksikan kepada para saksi untuk bertindak jika ada kecurangan," tutupnya.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini