NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas IIB Amuntai kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan produktif berbasis perikanan. Pada hari ini (24/11/2025), Lapas Amuntai melalui warga binaan resmi melepas sebanyak 2.500 ekor bibit ikan patin ke kolam perikanan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Kegiatan pelepasan bibit ikan ini merupakan bagian dari pengembangan budi daya perikanan yang selama ini berjalan di SAE. Program ini bertujuan memberikan bekal keterampilan di bidang perikanan bagi warga binaan, sehingga mereka dapat memiliki keahlian yang berguna saat kembali ke masyarakat nantinya.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Yosef Leonard Sihombing, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah positif dalam memperkuat pembinaan berbasis kemandirian.
Baca Juga: Polsek Porong Beri Teguran Humanis Pengendara Tanpa Helm untuk Keselamatan Bersama
“Pelepasan 2.500 bibit ikan patin ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas warga binaan, khususnya di bidang perikanan. Kami ingin mereka tidak hanya produktif selama menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mandiri setelah bebas,” ujarnya.
Warga binaan yang terlibat sebelumnya telah mendapatkan arahan teknis mengenai perawatan kolam, pemberian pakan, serta cara menjaga kualitas air agar ikan dapat tumbuh optimal. Dengan prosedur yang benar, pelepasan bibit patin ini diharapkan dapat menghasilkan panen yang maksimal dalam beberapa bulan mendatang.
Program perikanan di SAE tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran, tetapi juga berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan internal serta potensi pengembangan usaha produktif Lapas.
Baca Juga: Rutan Rantau Bagikan Tambahan Nutrisi Susu untuk Tingkatkan Kesehatan Warga Binaan
Melalui kegiatan ini, Lapas Amuntai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat, produktif, dan berkelanjutan, sehingga warga binaan dapat memperoleh pengalaman nyata dan bekal keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka.
(Humas Lapas Amuntai)