NAWACITAPOST.COM – Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Universitas Nias (Unias) untuk berdiskusi dengan pimpinan dan pejabat struktural kampus terkait penguatan aksesibilitas serta percepatan pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di perguruan tinggi tersebut, Senin (17/11/2025). Pertemuan berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Nias, Jl. Pancasila No. 11, Gunungsitoli.
Pelaksana tugas (Plt.) Rektor Universitas Nias, Delipiter Lase, menyambut langsung kehadiran Komisioner KND RI dan rombongan. Ia menegaskan bahwa Universitas Nias berkomitmen menindaklanjuti hasil diskusi dengan langkah konkret.
“Universitas Nias menyambut baik kunjungan Komisi Nasional Disabilitas. Kami segera membentuk Unit Layanan Disabilitas sebagai wadah resmi untuk memastikan mahasiswa penyandang disabilitas memperoleh layanan dan akses pendidikan yang layak di kampus ini,” ujar Delipiter Lase
Delipiter menekankan bahwa pembentukan ULD di Universitas Nias bukan semata kewajiban administratif, melainkan bagian dari misi kemanusiaan dan inklusivitas kampus.
“Bagi kami, ini adalah misi kemanusiaan. ULD harus membawa misi inklusif Universitas Nias ke tengah masyarakat, sehingga anak-anak penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk mengecap pendidikan tinggi,” tegasnya
Lebih jauh, ia menyatakan bahwa Universitas Nias siap bermitra dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada penyandang disabilitas.
“Universitas Nias akan menjadi mitra bagi pemerintah untuk mendukung dan membantu penyusunan naskah akademik maupun kajian-kajian ilmiah yang diperlukan terkait kebijakan disabilitas, khususnya di bidang pendidikan tinggi,” tambah Delipiter
Komisioner KND RI sekaligus Pengampu Wilayah Pulau Sumatera, Dr. Rachmita Maun Harahap, ST., M.Sn, dalam paparannya menjelaskan bahwa kehadiran KND di perguruan tinggi merupakan bagian dari mandat lembaga untuk memastikan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas secara setara, adil, dan inklusif.
Baca Juga: Lagi, PGSD Universitas Nias Ukir Prestasi Internasional Kategori Mahasiswa
“Komisi Nasional Disabilitas bertugas melakukan pemantauan, evaluasi, advokasi, dan menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk perguruan tinggi, agar akses bagi penyandang disabilitas benar-benar terjamin dalam praktik, bukan hanya di atas kertas,” ujar Rachmita
Rachmita mengapresiasi kesiapan Universitas Nias untuk mempercepat pembentukan ULD dan mendorong agar unit tersebut dirancang secara partisipatif, melibatkan penyandang disabilitas, dosen, tenaga kependidikan, dan organisasi masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun budaya inklusif di daerah, sekaligus menghasilkan kajian ilmiah yang dapat menjadi rujukan bagi pemerintah pusat dan daerah.
Kunjungan kerja KND RI ke Universitas Nias turut didampingi sejumlah pejabat dan tenaga ahli KND, antara lain Rafika Yanti (Staf Khusus KND RI), M. Amar Ma’ruf (Tenaga Ahli KND RI), Akbar Alfado (Staf Pelaksana AyL KND RI), Dian Setiawan (Pranata Humas Ahli Madya Sekretariat KND), dan Warkhanuddin (Pengelola Layanan Operasional KND). Dari pihak Universitas Nias, hadir para wakil rektor, dekan, pimpinan lembaga dan biro, serta ketua program studi.
Baca Juga: Tingkatkan Ketrampilan, Universitas Nias bersama Pemdes Mudik Laksanakan Pelatihan Pertukangan
Artikel Terkait
Disambut Hangat, 378 Personel Yonif TP 903/Baluseda Tiba di Nias Barat
Hari Pahlawan, 76 ASN Lingkup Nias Barat Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya
Hadir di Acara Hut Ke-30 Museum Pusaka Nias, Wabup Nias Barat Sozisokhi Hia: Milik Bersama dan Kebanggaan Rakyat Nias
Lelang 10 Jabatan Tinggi Pratama dilelang, Pemkab Nias Barat umumkan Syarat dan Jadwalnya
Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Bupati Nias Barat : Harus Bergerak, Bersinergi dan Kolaborasi