Senin, 20 Juli 2026

Wilayah Indonesia Berpotensi Memiliki 74.000 Ton Uranium dan 130.000 Ton Thorium

Photo Author
Administrator, Nawacita Post
- Rabu, 8 Mei 2019 | 11:17 WIB
Jakarta, NAWACITA – Badan Teknologi Nuklir Nasional Batan telah melakukan pemetaan bahan bakar nuklir uranium dan thorium di wilayah Indonesia.

Menurut Deputi Bidang Terknologi Energi Nuklir Batan Suryantoro, Senin (6/5) “kami sudah melakukan pemetaan di seluruh wilayah Indonesia yang berpotensi uranium dan torium dan hingga saat ini masih berlanjut”.

Menurutnya, setelah dilakukan pemetaan di seluruh wilayah Indonesia sampai saat ini sudah terkumpul potensi 74 ribu ton uranium dan 130 ribu ton thorium. Uranium adalah unsur yang bersifat fissil (dapat membelah diri) setelah bereaksi nuklir dan thorium bersifat fertil (membiak), atau tidak dapat membelah diri.

"Jadi setelah kami petakan daerah yang berpotensi uranium dan thorium berada di Bangka Belitung, Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan seluruh pulau Indonesia, kalau di Kalimantan banyak potensi uranium salah satunya di wilayah Kalan," ungkapnya.

"Selama ini uranium dan thorium yang digunakan sebagai bahan bakar reaktor riset masih impor dari Amerika Serikat karena di Indonesia belum dilakukan eksploitasi terhadap cadangan uranium dan torium," ujarnya.

Eksploitasi sampai saat ini, kata Suryantoro, belum bisa dilakukan. Batan baru melakukan eksplorasi untuk pemetaan potensi cadangan uranium dan thorium di Indonesia.

Suryantoro juga mengatakan bahwa, uranium dan thorium  yang tersimpan di bumi Indonesia sebagai cadangan untuk anak cucu nanti.

 

(Red : Bee, Sumber : Tempo)

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini