Jumat, 17 Juli 2026

Lapas Padangsidimpuan Gelar Upacara Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Senin, 10 November 2025 | 13:41 WIB
Pegawai Lapas Padangsidimpuan Saat Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025
Pegawai Lapas Padangsidimpuan Saat Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025

 

NAWACITAPOST.COM - Sebagai bentuk penghormatan sekaligus sarana mengenang semangat dan arti perjuangan para kusuma bangsa dalam meraih kemerdekaan, Lapas Padangsidimpuan dengan penuh hidmat melaksanakan upacara peringatan hari pahlawan, yang bertempat di Lapangan upacara Lapas Padangsidimpuan dengan tajuk “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, Senin (10/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Ambri, dan diikuti seluruh jajaran Lapas Padangsidimpuan. Dalam amantnya Ambri membacakan amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf. Dirinya mengatakan, pada hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kami menundukkan kepala penuh hormat untuk menghormati para pahlawan bangsa.

Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang mencapai jalan kita hingga hari ini. Para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.

Baca Juga: Kobarkan Semangat Kepahlawanan, Rutan Humbang Hasundutan Gelar Upacara Hari Pahlawan Tahun 2025

Terdapat tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa:

Pertama, kesabaran para pahlawan. Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan.

Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka hanya kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan meneruskan pengabdian.

Baca Juga: Hasto Kristiyanto Ziarah Makam Bung Tomo dan WR Supratman, Ajak Bangun Jiwa dan Badan Bangsa

Ketiga, pandangan jauh ke depan atau vsioner. Para kusuma bangsa berjuang untuk generasi yang akan datang, demi kemakmuran bangsa yang mereka cintai. dan menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam. menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan,” jelasnya.

(Humas Lapasid)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini