NAWACITAPOST.COM – Sebelumnya dua anak mungil yang menggemaskan, berusia 3 tahun dan 8 bulan, harus ikut menangung derita. Ibu mereka, Mega Suryani Dewi (24) dibunuh ayah mereka sendiri Nando (25), sehingga dua anak lucu yang masih balita tersebut harus diasuh nenek mereka dari pihak ibu.
Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) di Bekasi merespon peristiwa yang terjadi di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi tersebut. STPL mendatangi dan memberikan bantuan kepada Neng Linda (52), nenek yang kemudian mengasuh kedua anak lucu tersebut.
Kemensos membawa dan mendampingi kedua anak tersebut beserta neneknya untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Dari hasil pemeriksaan psikiater, anak sulung mengalami autisme, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan kurang stimulus.
Baca Juga: Telpon 171, Disabilitas Netra Dapat Tongkat Canggih dan Modal Usaha dari Kemensos
“Ia harus mengikuti kelas terapi integrasi dan wicara,” ucap dokter dan psikiater yang menangani kondisi anak pertama korban.
Adapun anak kedua yang masih berumur 8 bulan kondisi fisiknya sehat akan tetapi berat dan tinggi badannya masih dibawah normal sehingga disarankan untuk mengonsumsi banyak protein, susu, dan lemak.
Bantuan intervensi psikososial juga diberikan berupa edukasi untuk Bu Neng Linda mengenai pola asuh pada kedua cucunya. Selain itu Kemensos juga membantu penanganan lanjutan yang lebih intensif untuk anak pertama karena harus melakukan terapi serta pemberian stimulus.
Baca Juga: Kemensos Berikan Pendampingan dan Bantuan Penderita Thalassemia Beta Mayor di Kabupaten Agam
Kemensos juga memberikan bantuan ATENSI kepada kedua anak yang ditinggal ibunya tersebut berupa nutrisi, perlengkapan kebersihan diri, mainan, pemeriksaan kesehatan dan psikiater.
Bantuan juga diberikan untuk Bu Neng Linda berupa perlengkapan berjualan sayuran, serta menyelesaikan tunggakan BPJS Kesehatan dan mendapatkan Penerima Bantuan Iuran (PBI) PBJS Kesehatan. Kementerian Sosial akan terus hadir mendukung keberlanjutan bagi keluarga korban yang ditinggalkan.
Artikel Terkait
Kemensos Berikan Pendampingan Korban Rudapaksa Ayah Tiri di Wonogiri
Kemensos Gerak Cepat Berikan Bantuan ATENSI untuk Penderita Penyakit Liver di Bogor
Kemensos Berikan Bantuan ATENSI untuk Supiani yang Alami Kelainan Syaraf Mata
Kemensos Berikan Pendampingan dan Bantuan Penderita Thalassemia Beta Mayor di Kabupaten Agam
Telpon 171, Disabilitas Netra Dapat Tongkat Canggih dan Modal Usaha dari Kemensos