NAWACITAPOST.COM - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Larantuka, kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan panen sayur di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Rabu, (23/07/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan, Loviga F. Sembiring, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat struktural.
Yang diawali dengan apel pagi di halaman blok Rutan. Dalam arahannya, menekankan pentingnya kerja sama dan tanggung jawab dalam kegiatan panen sebagai bagian dari program pembinaan berbasis kerja.
Baca Juga: 31 Wartawan Ikuti Pra UKW LKBN Antara, Siap Hadapi Uji Kompetensi
Setelah apel, dilakukan pembagian tugas kepada WBP yang tergabung dalam program asimilasi, serta kepada petugas yang bertugas mendampingi dan mengawasi kegiatan.
Salah satu komoditas yang dipanen adalah sayur sawi, hasil budidaya para WBP yang tergabung dalam program asimilasi kerja. Proses panen berlangsung tertib dan penuh semangat, dengan Kepala Rutan turut serta dalam pemanenan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi langsung bagi para WBP.
Lanjut kepala Rutan juga berpesan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan mencukupi kebutuhan pangan Rutan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter dan keterampilan hidup bagi para WBP.
Baca Juga: Agus Mashuri: Pendidikan Karakter dan Perlindungan Anak Harus Prioritas Bersama
“Program ketahanan pangan ini menjadi salah satu wujud nyata bahwa pembinaan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dan berorientasi pada kemandirian,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi dan pendataan hasil panen. Rencananya, hasil panen akan didistribusikan untuk konsumsi dapur WBP, dan sebagian akan dijual kepada masyarakat umum sebagai bagian dari penguatan program kemandirian berbasis ekonomi.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ke depan, Rutan Larantuka berencana memperluas lahan tanam serta menambah variasi tanaman guna meningkatkan produktivitas dan kebermanfaatan kegiatan ini.
(Humas Rutan Larantuka)