NAWACITAPOST.com - Pemilihan Presiden 2024 di Indonesia semakin memanas. Hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia memberikan gambaran menarik.
Elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, menempati posisi tertinggi dengan 45,71 persen, mengungguli pesaing-pesaingnya.
"Prabowo, terutama sejak survei kita akhir Oktober sampai awal November itu makin jauh selisihnya dengan dua rivalnya," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Kamis (18/1/2024).
Baca Juga: Klarifikasi Pemerintah Soal Rumor Penghentian Beasiswa LPDP
Burhanuddin menjelaskan bahwa tren kenaikan elektabilitas Prabowo telah berlangsung sejak Oktober 2023. Khususnya, majunya Gibran sebagai calon wakil presiden dipandang sebagai faktor signifikan dalam peningkatan tersebut, dengan pengaruh positif dari statusnya sebagai putra Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Burhanuddin menyatakan bahwa Ganjar Pranowo adalah salah satu kandidat yang dirugikan oleh majunya Gibran sebagai cawapres.
Meskipun Jokowi dan Ganjar memiliki kesamaan dari segi partai, tapi penurunan elektabilitas Ganjar menunjukkan bahwa faktor darah memainkan peran penting. Artinya, pemilih melihat hubungan darah lebih signifikan daripada faktor-faktor lainnya.
Baca Juga: Pemerintah Bagikan 342.621 Rice Cooker Gratis, Siapa Saja yang Berhak Mendapatkanya?
Meski demikian, menurut Burhanuddin, elektabilitas Prabowo-Gibran cenderung stagnan . Sementara survei menunjukkan adanya tren positif untuk Anies-Muhaimin dan tren negatif untuk Ganjar-Mahfud.
"Jadi kalau kita bandingkan dibanding survei bulan lalu terjadi stagnasi elektabilitas buat pasangan 02, ada dinamika positif Anies Baswedan naik ke 25 persen, tren negatif 03 masih berlanjut," ucapnya.
Seiring dengan berjalannya waktu dan mendekati tanggal pencoblosan, dinamika politik dapat memainkan peran penting dalam menentukan hasil akhir.
Baca Juga: Lebih Dekat dengan Totok Lusida: Pengusaha Properti dan Ketua Umum REI Periode 2019-2022
Hasil survei membuka kemungkinan adanya dua putaran dalam Pilpres 2024. Meskipun pasangan Prabowo-Gibran tetap unggul, persaingan ketat dapat terjadi antara Anies-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ganjar-Mahfud untuk mendampingi Prabowo dalam putaran kedua.
Survei ini melibatkan 4.560 responden dari seluruh provinsi Indonesia dengan metode wawancara tatap muka dan tidak langsung. Margin of error survei sekitar 2,9%, dengan total responden termasuk tambahan di 13 provinsi. Periode survei dilakukan dari 30 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024.
Artikel Terkait
Peta Elektabilitas Partai Politik: Partai Gerindra Geser PDI Perjuangan
TPN: Elektabilitas Ganjar-Mahfud Rebound, Capai 35-37 Persen
Survei ICRC: Persaingan Ketat, Elektabilitas Ganjar-Mahfud Susul Prabowo-Gibran
Survei IPE: Ganjar-Mahfud Mendominasi Elektabilitas, TPN Fokus Sosialisasi Visi Misi
Persiapan Debat Keempat Pilpres 2024: Jadwal, Panelis, dan Tema Pembahasan