Jumat, 5 Juni 2026

Dari Bengkel Kerja Lapas Kelas IIA Sibolga Kanwil Kemenkumham Sumut, Warga Binaan Terus Hasilkan Produk Dari Pembinaan Kemandirian

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Senin, 15 Januari 2024 | 16:03 WIB
WBP Lapas Sibolga Saat di Bengkel Kerja Lapas
WBP Lapas Sibolga Saat di Bengkel Kerja Lapas

NAWACITAPOST.COM - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga Kanwil Kemenkumham Sumut, terus berkreasi dan berinovasi menyalurkan bakat keterampilan selama menjalani masa pidananya di dalam Lapas, Salah satunya melalui kegiatan pembinaan kemandirian di bidang pengelasan dan mebel.

Kegiatan yang dilaksanakan di bengkel kerja ini mulai banyak mengerjakan pesanan pelanggan, seperti terlihat pada hari ini Senin (15/01/2024) warga binaan sedang mengerjakan pembuatan sangkar burung dan lemari. Tidak hanya itu warga binaan juga dapat membuat berbagai macam barang kebutuhan sehari-hari maupun barang hiasan dari kegiatan kemandirian ini.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sibolga, Indra Kesuma dalam keterangannya menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian di bidang pengelasan sampai saat ini sudah berjalan baik, Hal ini dilihat dari minat warga binaan yang mengikuti program ini serta adanya produk yang dihasilkan.

“Ada beberapa produk yang telah dihasilkan dari pembinaan kemandirian warga binaan di bidang pengelasan dan mebel diantaranya, meja/kursi, teralis, kanopi, pagar maupun dudukan pot bunga. Produk tersebut merupakan pesanan dari kantor, pegawai, pengunjung maupun masyarakat sekitar dengan kualitas produk yang dapat bersaing dengan kualitas pasar lokal. Selain itu juga terdapat pembinaan kemandirian di bidang jasa seperti pangkas rambut dan doorsmer kendaraan roda 2 dan roda 4”, Ujar Indra.

Lapas Sibolga berharap dari kegiatan ini Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memiliki keterampilan menciptakan barang yang bernilai ekonomis sehingga dapat dimanfaatkan untuk bekerja maupun membuka usaha setelah selesai menjalani masa pidana nantinya.

(Humas Lasiga)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini