Kamis, 4 Juni 2026

Banjir di Kabupaten Bandung, 25.171 Warga Terdampak

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Sabtu, 13 Januari 2024 | 06:05 WIB
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau kondisi warga yang mengungsi karena terdampak banjir di Kabupaten Bandung, Jumat (12/1/2024). Sebanyak 25.171 warga Kabupaten Bandung yang terdampak (Nawi)
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau kondisi warga yang mengungsi karena terdampak banjir di Kabupaten Bandung, Jumat (12/1/2024). Sebanyak 25.171 warga Kabupaten Bandung yang terdampak (Nawi)

NAWACITAPOST.COMBanjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Citarum melanda Kabupaten Bandung, Jawa Barat, telah mengakibatkan dampak serius bagi ribuan warga.

Data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menunjukkan bahwa jumlah warga yang terdampak mencapai 25.171 jiwa.

Hadi Rahmat Hardjasasmita, Pranata Humas Ahli Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat, menjelaskan bahwa warga yang terdampak tersebar di lima kecamatan, yaitu Dayeuhkolot, Ciparay, Bojongsoang, Baleendah, dan Majalaya.

Baca Juga: Atlet Karate Cantik Andi Jerni, Balas Menohok Ucapan Megawati Remehkan Milenial

Sebanyak 4.117 unit rumah terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter hingga 170 sentimeter.

Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, menjadi daerah paling parah terdampak akibat jebolnya tanggul penahan air sungai.

Tim Basarnas Bandung bersama sukarelawan dan BPBD setempat telah melakukan evakuasi dan penyelamatan terhadap 41 keluarga di daerah tersebut.

Baca Juga: KPPS Harus Paham, Apa Saja yang Ada di TPS Pemilu? Ini Daftar Perlengkapannya!

Meskipun ketinggian air telah mulai surut, 130 warga masih mengungsi di SMP Negeri 1 Dayeuhkolot.

Hadi menyatakan, "Kami terus mendampingi BPBD setempat dengan memberikan bantuan logistik serta mengevakuasi warga." Koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung telah dilakukan untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Uka Puji Utama, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum warga yang mengungsi ke lokasi yang aman.

Baca Juga: Catat! 15 Januari 2024, Bandara Dhoho Kediri Siap Beroperasi

Sebagai langkah lebih lanjut, rapat bersama BMKG, Basarnas, dan pihak terkait dijadwalkan pada Jumat ini untuk membahas penetapan status tanggap darurat banjir.

Dikutip dari Kompasid, Dede Wijana (48), seorang warga yang terdampak banjir di Kecamatan Bojongsoang, menyampaikan harapannya agar solusi dapat segera ditemukan untuk mengatasi banjir yang terjadi setiap tahun.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini