Minggu, 19 Juli 2026

Dianggap paksa buka rahasia negara, Ganjar Dilaporkan Lagi!

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Kamis, 11 Januari 2024 | 19:54 WIB
Foto: Bacapres Prabowo dan Ganjar Pranowo dalam debat ketiga yang digelar di Istora Senayan, kompleks Gelora Bung Karno pada Minggu (7/1/2024) (Nawi)
Foto: Bacapres Prabowo dan Ganjar Pranowo dalam debat ketiga yang digelar di Istora Senayan, kompleks Gelora Bung Karno pada Minggu (7/1/2024) (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Dalam debat ketiga calon presiden, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan secara bersama-sama mengkritik kinerja Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan.

Kritik tersebut, mencakup perencanaan pertahanan dan isu kesejahteraan prajurit TNI.

Namun, disitu Prabowo menolak menjawab pertanyaan dengan alasan rahasia negara, dan menyatakan bahwa membuka kekurangan dan masalah di depan umum tidak pantas.

Baca Juga: Waduh! Dituduh Bagi-bagi Voucher, Ganjar dilaporkan Bawaslu

Nah kemudian, Ganjar Pranowo kemudian dilaporkan oleh Advokat Pengawas Pemilu (Awaslu) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan bukti berupa rekaman video dari media dan saksi.

Laporan tersebut terkait desakan Ganjar terhadap Prabowo untuk membuka rahasia negara dalam debat capres pada 7 Januari 2024.

Ganjar menyuarakan kekhawatiran terkait alokasi anggaran pertahanan yang masih di bawah standar, yakni sekitar 0,78 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), padahal seharusnya mencapai 1-2 persen dari PDB.

Baca Juga: Survei Internal Ungkap Kenaikan Signifikan, TPD Ganjar-Mahfud Jatim Optimis Raih 68 Persen

Batasan rahasia negara sendiri telah diatur oleh Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

Menurut definisi dari KUHP, rahasia negara adalah informasi yang harus dirahasiakan untuk kepentingan negara. UU KIP Pasal 17 memberikan batasan lebih lanjut terkait informasi pertahanan dan keamanan yang tidak boleh dibuka untuk publik.

Beberapa poin di antaranya mencakup strategi, intelijen, operasi, taktik, teknik, jumlah kekuatan, gambar pangkalan militer, data perkiraan kemampuan militer negara lain, sistem persandian, dan sistem intelijen negara.

Baca Juga: Antisipasi Bencana Demografi, Ganjar-Mahfud Janji 17 Juta Lapangan Kerja Baru

Dengan demikian, rahasia negara memiliki batasan yang ketat untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

(BNW)

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini