NAWACITAPOST.COM - Tiga orang tewas setelah sebuah rudal balistik Iran menghantam sebuah gedung apartemen di Beersheba, Israel selatan, pada pagi hari Selasa, 24 Juni 2025. Insiden itu terjadi di tengah rentetan serangan yang diluncurkan Iran hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan mulai berlaku.
Menurut keterangan dari layanan medis Magen David Adom, seperti dilansir dari The Times of Israel menyebutkan, korban jiwa terdiri atas seorang perempuan berusia 40-an, seorang laki-laki berusia 40-an, dan satu laki-laki lainnya yang berusia 20-an. Selain itu, dua laki-laki berusia 50-an dilaporkan dalam kondisi sedang dan telah dilarikan ke rumah sakit, sementara enam orang lainnya mengalami luka ringan dan dirawat di lokasi kejadian.
"Tiga orang dinyatakan tewas setelah sebuah rudal balistik Iran menghantam sebuah blok apartemen di Beersheba, menurut keterangan petugas medis. Beberapa orang lainnya mengalami luka-luka," tulis The Times of Israel.
Petugas medis masih terus melakukan pencarian kemungkinan korban tambahan di dalam gedung yang terkena dampak langsung rudal. Serangan tersebut merupakan bagian dari serangkaian peluncuran rudal balistik oleh Iran yang dimulai pada pagi hari. Dalam waktu kurang dari satu jam, setidaknya empat gelombang serangan dilaporkan terjadi.
Total delapan rudal diluncurkan dari wilayah Iran ke arah Israel. Dalam serangan ketiga, dua rudal tercatat diluncurkan, sementara satu dari rudal sebelumnya menghantam gedung apartemen di Beersheba.
Di berbagai wilayah Israel tengah dan selatan, sirene peringatan berbunyi secara berkala sebagai respons terhadap peluncuran rudal. Warga sipil diimbau untuk tetap berada di dalam tempat perlindungan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Beberapa peluncuran rudal tidak menyebabkan kerusakan fisik karena berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel.
Baca Juga: Dari Burger Al Copone hingga Ricebowl Sambal Matah, Semua Ada di Qavi Coffee and Eatry Bekasi
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran membantah bahwa Teheran telah menyetujui kesepakatan untuk mengakhiri perang. Meski demikian, Iran bersedia menghentikan serangan jika Israel juga menghentikan serangannya. Pernyataan itu muncul bersamaan dengan pengumuman dari Presiden Donald Trump mengenai kesepakatan gencatan senjata bertahap yang dijadwalkan mulai berlaku dalam kurun waktu 24 jam.
Situasi tetap dinamis dan penuh ketegangan, dengan pihak militer Israel terus memantau aktivitas peluncuran dari Iran. Gambar-gambar dari lokasi kejadian menunjukkan kerusakan besar pada bangunan yang dihantam rudal.
Artikel Terkait
Menjaga Api Perjuangan Bung Karno, Promeg’96 Mojokerto Ramaikan Haul Bung Karno ke-55
Faigiziduhu Ndruru: Bukan Cuma Cari Untung, Orang Kaya Percaya Brankas Baluse untuk Jaga Aset
Faizal Assegaf Luncurkan Sinkos, Tegaskan Komitmen Bangun Narasi Kebangsaan
Qavi Coffee & Eatry: Tempat Nongkrong Seru Bareng Teman dan Keluarga di Bekasi
AirAsia X Perluas Sayap ke Asia Tengah, Buka Rute Baru Kuala Lumpur–Tashkent Mulai Oktober 2025