NAWACITAPOST.COM - Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Nias Barat dilaksanakan di Hall Tokosa, Lahomi, Nias Barat, pada Kamis, (24/4/2025). Kegiatan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Pasal 94 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Barat Eta Fajar Wiriatmo Daely, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini telah melalui sejumlah tahapan sebelumnya.
"Kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Nias Barat yang dibuka hari ini merupakan akumulasi akhir dari proses dan tahapan sebelumnya seperti konsultasi publik, musrenbang desa, dan musrenbang kecamatan untuk mengumpulkan berbagai persoalan prioritas utama yang dihadapi, menyiapkan program, menyelaraskannya hingga terklarifikasi dan menjadi program pembangunan Kabupaten Nias Barat," ucapnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Nias Barat periode 2016–2021, Faduhusi Daely, turut menyampaikan bahwa sejak dimekarkan pada tahun 2009, Kabupaten Nias Barat telah berdiri selama 16 tahun. Meski belum banyak, sejumlah perubahan telah terlihat di daerah ini.
Oleh karena itu, program-program yang akan dijalankan ke depan harus mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Terlebih di era digitalisasi saat ini, kata dia, banyak pekerjaan dapat diselesaikan berbasis aplikasi.
"Tingkatkan kualitas diri dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan menyelesaikan pekerjaan. Apalagi, hari ini zaman telah berubah. Era digitalisasi menuntut kita melakukan peningkatan kualitas dan mampu mengikuti perkembangan. Ke depan, banyak pekerjaan bisa diselesaikan hanya dengan berbasis aplikasi," ujarnya.
Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, dalam arahannya memfokuskan pada empat prioritas pembangunan daerah, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia; peningkatan ekonomi; peningkatan kualitas infrastruktur dasar dan strategis; serta peningkatan kualitas pelayanan publik serta penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan akuntabel.
Ia menegaskan bahwa keempat prioritas tersebut harus sejalan dan selaras dengan prioritas pembangunan Provinsi Sumatera Utara dan nasional. Menurutnya, fokus prioritas penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2026 mengangkat tema "Membangun Fondasi Pembangunan Cerdas, Sejahtera, dan Sehat untuk Nias Barat Cerah-Bersinar."
Tema ini diharapkan menjadi acuan bagi perangkat daerah dalam menyusun rencana kerja dengan memperhatikan program, kegiatan, dan subkegiatan yang diarahkan untuk pencapaian visi dan misi serta berdampak bagi seluruh elemen masyarakat Nias Barat. "Saya harapkan kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk saling berkoordinasi dalam rangka mewujudkan sinkronisasi program dan kegiatan. Perlu dicatat bahwa Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran merupakan acuan dan poin penting yang tidak boleh diabaikan," sambung Eliyunus Waruwu.
Menutup sambutannya, Eliyunus Waruwu menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara atas dukungan, perhatian, dan apresiasi pemerintah provinsi terhadap pembangunan di Kabupaten Nias Barat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara, Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, ketua dan pimpinan DPRD beserta anggota, Pj. Sekda Nias Barat, Rektor Universitas Nias, Rektor STTAM, pimpinan perangkat daerah, staf ahli dan asisten beserta jajarannya, para camat se-Kabupaten Nias Barat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pimpinan BUMN/BUMD, pimpinan organisasi kemasyarakatan, LSM, dan insan pers.
Artikel Terkait
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten Nias Ikuti Gerakan Tanam Padi Serentak
Bupati Nias Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nias Dalam Rangka Pengambilan Persetujuan Bersama Pada Pembahasan RANPERDA
Rapat Koordinasi Pemerintahan Desa di Kabupaten Nias Tahun Anggaran 2025
SMP Negeri Bakal Hadir di Tambak Wedi, Abdul Malik: Harapan Baru untuk Warga Sekitar
Hari Angkutan Nasional, Achmad Nurdjayanto: Transportasi Publik Harus Jadi Prioritas