NAWACITAPOST.COM - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Budi Arie Setiadi, bersama Wakil Menteri Koperasi, Feri Juliantono, menghadiri rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Kamis, 27 Maret. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik rentenir, tengkulak, serta pinjaman online ilegal yang membebani masyarakat desa.
"Presiden jelas dan tegas memerintahkan pendirian Kopdes Merah Putih untuk memberantas rentenir, tengkulak, dan pinjol-pinjol yang menyengsarakan rakyat di desa. Saatnya negara hadir untuk melawan praktik-praktik ekonomi yang menghisap rakyat dan membuat rakyat terus-menerus miskin," ujar Budi Arie.
Selain membahas strategi pembentukan Kopdes Merah Putih, rapat tersebut juga bertepatan dengan agenda buka puasa bersama. Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan bahwa target pendirian 80.000 Kopdes Merah Putih harus tercapai dalam tahun ini.
"Presiden Prabowo sangat serius ingin memberantas kemiskinan ekstrem tahun ini juga. Presiden sangat peduli pada nasib petani dan masyarakat di desa. Karena itu, Kopdes Merah Putih menjadi solusi nyata dan strategis," lanjut Budi Arie.
Pemerintah melihat bahwa kehadiran koperasi desa ini akan menjadi instrumen utama dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa. Dengan adanya Kopdes Merah Putih, akses permodalan yang lebih adil dan transparan diharapkan dapat terwujud, sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada pinjaman dari pihak-pihak yang membebani dengan bunga tinggi.
Antusiasme masyarakat desa terhadap inisiatif ini juga dinilai sangat tinggi. Oleh karena itu, pemerintah menargetkan bahwa pada akhir Juni tahun ini, 80.000 Kopdes Merah Putih sudah terbentuk secara kelembagaan.
"Antusiasme warga desa sangat tinggi untuk mewujudkan Kopdes Merah Putih. Kami mengharapkan akhir Juni tahun ini secara kelembagaan 80.000 Kopdes Merah Putih dapat terbentuk. Karena pendirian Kopdes harus melalui mekanisme musyawarah desa. Kopdes Merah Putih adalah milik warga desa," tegas Budi Arie.
Baca Juga: Mudik Lebih Nyaman, KAI Logistik Tawarkan Pengiriman Hewan Peliharaan dengan Tarif Terjangkau
Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal program ini agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Dengan adanya koperasi ini, diharapkan roda perekonomian desa dapat bergerak lebih cepat dan masyarakat memiliki akses keuangan yang lebih sehat serta berkelanjutan.
Artikel Terkait
Wakapolres Siak Sambut Tim Pengawasan Operasi Ketupat 2025 di Pos Pam Terpadu Polsek Siak
Aksi Sosial Ramadhan Berbagi, Partai Hanura Bagikan 3000 Paket Sembako Bagi Warga
DPRD Surabaya Desak Pemkot Kendalikan Harga Sembako Jelang Lebaran
Forkopimda Sidoarjo Bagikan 3.000 Paket Takjil, Wujud Sinergitas dan Kepedulian di Bulan Ramadhan
Tadarus Jurnalistik, Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) Bahas Ancaman Jurnalis di Era Kini