NAWACITAPOST.COM - Mengisi Bulan Suci Ramadhan 1446 H tidak hanya dinikmati masyarakat luar, namun juga menjadi milik Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat. Kamis (13/3), bertempat di Masjid At-Taubah Lapas Rantauprapat.
Kalapas Kelas IIA Rantauprapat, Khairul Bahri Siregar mengatakan, ini bukan yang pertama kali diselenggarakan di Lapas Rantauprapat, melainkan sudah menjadi agenda rutin.
“Kegiatan ini tentu menjadi agenda setiap hari khususnya di bulan Ramadhan yang suci ini. Harapannya para WBP terus meningkatkan iman dan takwa agar mereka sadar dan bertaubat, sehingga tidak kembali kesalahan yang sama setelah selesai menjalani masa hukuman,” Ujarnya.
Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Audit Bozem di Perumahan Elit Demi Cegah Banjir
Selain tausiyah, berbagai pelatihan keagamaan lainnya juga diterapkan, guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan. Kegiatan tersebut meliputi Sholat wajib berjamaah, Sholat sunnah Dhuha dan Tahajud, hingga pembelajaran baca Iqro bagi mereka yang masih dalam tahap belajar.
Kepala Seksi (Kasi) Binadik Marlon Tarigan menegaskan, Lapas Rantauprapat terus mendorong berbagai program pelatihan yang positif bagi para WBP. “Kami selalu mendorong kegiatan-kegiatan yang bersifat positif dan memberikan dampak baik bagi perkembangan spiritual para warga binaan,” ujar Marlon.
Dengan adanya tausiyah keagamaan ini, diharapkan para WBP dapat menjalani masa pidana dengan lebih baik, serta membawa perubahan positif dalam kehidupan mereka setelah bebas nanti.
(Humas Lapas Rantauprapat)