- Perumahan Taman Bougenville Fajar (40 cm)
- Komplek Dosen IKIP (155 cm)
- Perumahan Jatibening Permai (50 cm)
Rawalumbu
- Perumahan Taman Narogong Indah (40 cm)
- Jembatan II Rawalumbu (20 cm)
- Kemang Pratama (50 cm)
Guna mengantisipasi dampak lebih lanjut, BPBD Kota Bekasi berkoordinasi dengan PLN untuk memadamkan listrik di beberapa titik guna memastikan keselamatan warga serta memperlancar proses evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, mengungkapkan bahwa banjir ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, baik di wilayah hulu Kali Bekasi maupun di dalam kota.
"Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan peningkatan debit air di Kali Bekasi, sehingga beberapa wilayah terendam," ujar Priadi, Selasa (4/3/2025).
Hingga saat ini, proses evakuasi warga terdampak terus berlangsung. Selain 360 jiwa di Bekasi Utara, sebanyak 400 warga lainnya telah dipindahkan ke tempat pengungsian sementara di Gang Mawar, Bekasi Timur.
BPBD juga terus memantau kondisi cuaca dan menyiapkan langkah-langkah penanggulangan banjir lanjutan.
Dengan curah hujan yang masih tinggi, warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari risiko lebih besar.
Artikel Terkait
Banjir Sutorejo Indah, PSU Belum Diserahkan, Imam Syafi'i: Pemkot Harus Tegas!
Banjir Melanda Kabupaten Gresik, Ribuan Rumah Terendam
Banjir Merendam 113 Rumah di Kota Surakarta, Jawa Tengah
Wabup dan Ketua TP PKK Sidoarjo Kunjungi Korban Banjir di Krian dan Porong
Bekasi Dikepung Banjir di 7 Kecamatan, Berikut Daftarnya