NAWACITAPOST.COM - Debat Cawapres 2024 akan berlangsung pada Jumat, (22/12/2023), dan rencananya akan berlangsung di gedung JCC Senayan, Jakarta.
Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari memaparkan teknis debat akan dibuat mirip pada debat perdana yang melibatkan capres dimana akan melibatkan enam segmen.
“Disenggelarakan pada 22 Desember, on air jam 19:00 WIB, tempat penyelenggaraan rencana di JCC Senayan, Jakarta. Dan format denat akan sama seperti format pada debat capres,” ujar Hasyim saat konpres di ruang KPU RI pada Senin, (18/12).
Baca Juga: Megawati Bertemu Paus Fransiskus, Puan Maharani: Perdamaian Lalu Toleransi Beragama Tetap Dijaga
Menurut pakar komunikasi politik UIN Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto, dia berharap debat cawapres akan berlangsung dengan basis data dan juga berharap untuk para kandidat saling serang.
“Karena menurut saya data akan menguatkan argumentasi, kemudian selama perdebatan itu bagus meneruskan apa yang sudah bagus yaitu sudah berani memulai ‘attacking statement’, debat tanpa dialektika akan mengurangi kualitas debat itu sendiri,” ujar nya saat bertemu wartawan di Hotel Aston, Bogor, pada Senin, (18/12).
Lebih lanjut Gun Gun menjelaskan peran media dalam menyukseskan pemilu 2024. Gun Gun mengatakan media merupakan ekspresi simbolik.
Baca Juga: Hari HAM Sedunia Ke-75, Kakanwil Kumham Sumut Serahkan Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM
“Media itu karena dia ekspresi simbolik, pasti tidak akan bisa netral tapi harus independen,” ujarnya
Gun gun memperingatkan kepada para Jurnalis untuk memastikan semua pekerjaan jurnalis harus tetap dalam koridor kode etik jurnalis, P3SPS, UU 40, UU 32 tahun 2002.
Artikel Terkait
5 Destinasi Wisata Luwuk dan Banggai Kepulauan, Mengungkap Keindahan Tersembunyi yang Memukau
Megawati Soekarnoputri dan Paus Fransiskus: Dialog untuk Kerukunan dan Keberagaman
Hari HAM Sedunia Ke-75, Kakanwil Kumham Sumut Serahkan Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM
Pengumuman P3K Guru Ditunda P1 Resah
Megawati Bertemu Paus Fransiskus, Puan Maharani: Perdamaian Lalu Toleransi Beragama Tetap Dijaga