Kamis, 4 Juni 2026

Prabowo-Gibran Mendominasi Survei Kompas, Dukungan Merata di Semua Segmen

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 11 Desember 2023 | 10:11 WIB
Foto: Prabowo-Gibran Deklarasi Pipres 2024
Foto: Prabowo-Gibran Deklarasi Pipres 2024


NAWACITApost.com- Hasil jajak pendapat dari Lembaga Riset Kompas (Litbang Kompas) menunjukkan elektabilitas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, menduduki peringkat teratas. Berdasarkan survei yang dilakukan pada rentang waktu 29 November hingga 4 Desember 2023, pasangan Prabowo-Gibran berhasil memperoleh dukungan sebesar 39,3 persen dari responden.





Menariknya, dalam hasil jajak pendapat ini, pasangan Prabowo-Gibran mampu memimpin di hampir semua segmen sosio-demografis responden. Peneliti Litbang Kompas Bambang Setiawan menyebut, Prabowo-Gibran berhasil memimpin tidak hanya di kalangan pemilih perkotaan tetapi juga di perdesaan. Dukungan juga datang dari berbagai kalangan gender, dengan laki-laki dan perempuan memberikan dukungan yang cukup signifikan.





Bambang juga menekankan bahwa pasangan Prabowo-Gibran mendapatkan dukungan yang kuat dari hampir semua kelompok pemeluk agama. "Pasangan Prabowo-Gibran unggul di hampir semua kategori sosio-demografis responden,” tulis Bambang, dikutip Senin (11/12/2023).





Sementara itu, pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, tercatat memiliki elektabilitas sebesar 16,7 persen. Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa tingkat elektoral pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, berada pada angka 15,3 persen.





Survei ini melibatkan partisipasi sebanyak 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia. Metode ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen, dengan margin of error sekitar 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Penting untuk dicatat bahwa survei ini dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas.


Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini