hukum

Skenario Janggal di Persidangan: Deflorio Arya Nizam, Diduga Ditumbalkan oleh PT Indodax

Selasa, 28 Juli 2026 | 11:23 WIB
Ruang sidang Deflorio Arya Nizam di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Sakera Nawacita)

Ia menekankan bahwa BAP yang disusun penyidik dibangun dari peristiwa hukum yang tidak pernah ada.

"Itu sangat tendensius, tanpa bukti apapun. Yang sudah dibuktikan di depan persidangan, ternyata tidak ada kehilangan Rp300 miliar itu, hasil labfornya juga demikian, bagaimana pula ahli diminta pendapat terkait dengan fakta-fakta, yang fakta itu tidak relevan atau tidak benar," terang Wa Ode.

Kekecewaan tim kuasa hukum kian memuncak mengingat pihak Indodax justru sudah dua kali mangkir dari persidangan. Penundaan yang terus-menerus ini dinilai sangat merugikan Nizam yang merindukan kepastian hukum dan vonis bebas.

"Karena hal tersebut rekayasa yang tidak ada bukti telah terjadi pembobolan dan kerugian Rp300 miliar, dan tidak ada rekam jejak digital Nizam melakukan pembobolan, yang ada hanya percakapan saja dengan seseorang yang lain terkait dengan analisa saham, tidak ada yang lain," paparnya.

Baca Juga: Geger Tanjungbalai: ASN Guru Digeruduk Massa Usai Diduga Terlibat Pelecehan Murid SD!

Jeritan Hati Keluarga Miskin dan Ibu yang Sakit Keras

Di balik pertarungan hukum dan dugaan rekayasa perkara ini, ada duka mendalam yang menimpa keluarga Nizam. Pemuda yang berprestasi dan memiliki keahlian di bidang IT tersebut kini terkunci di dalam tahanan, padahal ia adalah tumpuan harapan bagi keluarganya yang tidak mampu.

"Ibunya kan sakit, kalau seandainya dia berada di luar, atau tidak sedang ditahan, karena anak ini pintar punya keahlian, punya prestasi di sekolah, dia IT sangat paham, sehingga masih bisa kerja untuk mencari nafkah buat orang tuanya," ungkap Wa Ode.

Suara Wa Ode bergetar saat menyampaikan keprihatinannya atas kondisi Ibunda Nizam yang sedang berjuang melawan sakit keras dan membutuhkan obat setiap hari, sementara sang adik masih menempuh pendidikan.

"Kasihan ibunya sakit keras, setiap hari membutuhkan obat, adiknya juga masih tahap sekolah, begitulah kondisinya sangat memprihatinkan, yang betul-betul dari keluarga tidak mampu," pungkasnya.(Tim Media Nawacita Indonesia)

Halaman:

Tags

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB