Menyindir soal jargon dan gerakan perubahan, OC Kaligis justeru menilai hal tersebut sudah dilakukan sejak Indonesia di bawah kepemimpinan presiden Jokowi. Mulai dari transformasi di bidang infrastruktur, mulai itu tol, jembatan hingga bendungan. Transformasi sarana dan prasarana transportasi juga dilakukan, kata OC Kaligis.
Baca Juga: Megawati Putuskan PDIP Oposisi, Prabowo-Gibran Tanpa Dukungan Partai Besar
Berbicara sebagai praktisi hukum dan akademisi, OC Kaligis menilai para pemilih Paslon 02 bukan berdasarkan money politik ataupun politik identitas.
"Kalau pilihan saya nomor dua bukan karena money politik. Memilih dengan keyakinan," tegasnya.
"Emangnya kita yang milih 02 disogok, tidak ada samasekali," imbuhnya.
"Saya pikir ini sudah kemauan rakyat. Dengarlah rakyat, real count maupun quick count cukup bisa dipercaya," pungkasnya.