hukum

Kemenkumham Riau Kordinasi Program Unggulan DJKI Mengajar, Pentingnya Pemahaman Kekayaan Intelektual di Sekolah Sejak Dini

Kamis, 1 Februari 2024 | 13:25 WIB
Foto Jajajaran Kemenkumham Riau Saat Kordinasi Program Unggulan DJKI Mengajar, Pentingnya Pemahaman Kekayaan Intelektual di Sekolah Sejak Dini (Kemenkumham Riau )
 
 
NAWACITAPOST COM  -Sosialisasi terus menerus dilakukan, sangat pentingnya pemahaman Kekayaan Intelektual  (KI) sejak dini, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) kunjungi sekolah-sekolah.
 
Kunjungan tersebut oleh jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Riau melalui Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual di SDN 196 dan SMPN 45  Pekanbaru untuk melakukan rapat koordinas, Rabu (31/1/2024), 
 
Tujuan dari rapat koordinasi tersebut adalah untuk membahas program unggulan "DJKI Mengajar," khususnya program Guru Kekayaan Intelektual (RUKI), yang dilaksanakan di seluruh Indonesia.
 
Kanwil Kemenkumham di wilayah masing-masing sebagai agen diseminasi untuk mengajarkan dan memberikan pengetahuan mengenai pentingnya pelindungan kekayaan intelektual kepada siswa sejak dini.
 
RUKI adalah program yang menerapkan konsep pembelajaran yang menyenangkan dan implementatif, yang ditujukan untuk siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di seluruh Indonesia.
 
"Pentingnya pemberian pengetahuan kepada anak-anak sekolah dinilai penting sebagai bekal untuk menciptakan generasi yang sadar akan pentingnya pelindungan dan menghargai Kekayaan Intelektual, dengan tujuan besar jangka panjang berupa kebangkitan dan peningkatan ekonomi negara," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau Budi Argap Situngkir melalui Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Mirsahwal.
 
 
Lebih lanjut Mirsahwal menyampaikan bahwa pada tahun 2024, program RUKI di Provinsi Riau direncanakan akan dilaksanakan sebanyak 21 kali.
 
Mengunjungi beberapa sekolah SD dan SMP yang ada di Provinsi Riau yang telah ditunjuk oleh Dinas Pendidikan sebagai rekomendasi untuk penyelenggaran kegiatan tersebut.
 
Selain itu, rapat koordinasi juga membahas perkenalan awal untuk menjalin kerja sama antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau dengan sekolah-sekolah di Provinsi Riau, agar dapat mendukung terlaksananya program RUKI pada tahun 2024 ini. 
 
 
Pembahasan lainnya meliputi sarana dan prasarana yang dapat disediakan oleh sekolah untuk melancarkan kegiatan tersebut, termasuk penyesuaian jadwal acara agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.
 
Kedua sekolah dengan antusias menyambut kedatangan kanwil Kemenkumham Riau, dengan harapan memberikan edukasi kekayaan intelektual kepada siswa di lingkungan sekolah. 
 
Mereka juga meminta surat pelaksanaan kegiatan agar dapat memberikan informasi kepada orangtua murid sebelum acara kegiatan RUKI dilaksanakan.
 
 
"Kedua pihak sekolah sudah akan menghadirkan peserta sebanyak 100 orang siswa/i masing-masing dari SDN 196 dan SMPN 45." pungkasnya.
 
Kemenkumham Riau/Fahrin Waruwu.

Tags

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB