“Yang menarik itu sebenarnya pulangnya Kusnadi setelah diperiksa KPK. Informasi A1 yang kami terima, Kusnadi sudah membuka secara jelas dan gamblang,” ungkap Heru.
Baca Juga: DPRD Surabaya Dorong Pasar Tradisional Disulap Jadi Rusun Terintegrasi
Dalam keterangannya, lanjut Heru, Kusnadi disebut membeberkan peran dua nama penting: Heru Cahyono dan Yasin, yang disebut-sebut terlibat dalam praktik transaksional terkait belanja hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas).
“Permohonan Kusnadi untuk menjadi justice collaborator sudah akan dipertimbangkan oleh penyidik. Dan yang disampaikan Kusnadi itu tidak menyerang Bunda Khofifah. Ia justru membuka siapa aktor utama di balik semua ini: Heru Cahyono dan Yasin,” tegas Heru.
Heru menyimpulkan, pemeriksaan terhadap Khofifah lebih bersifat administratif, sedangkan kesaksian Kusnadi bisa menjadi kunci penting dalam membongkar aliran dana hibah yang disinyalir menyimpang dari jalur semestinya. ***