Jumat, 9 Oktober 2026

Drama di Laut Muara Tami: Bea Cukai Jayapura Gagalkan Penyelundupan Amunisi dan Rokok Ilegal

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:56 WIB

NAWACITAPOST.COM — Ketegangan memuncak di kegelapan perairan Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, saat Tim Patroli Laut Bea Cukai Jayapura terlibat aksi pengejaran sengit melawan perahu motor (longboat) misterius di kawasan perbatasan Indonesia dan Papua Nugini (PNG), Sabtu (3/10/2026) malam.
 
Aksi sigap petugas berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan butir amunisi aktif dan ribuan batang rokok ilegal yang berpotensi mengancam stabilitas keamanan wilayah perbatasan.

Operasi penindakan tersebut bersumber dari unggahan resmi akun Facebook Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Jumat (9/10/2026).
 
 
Keberhasilan ini berawal dari laporan intelijen masyarakat yang mendeteksi adanya pergerakan laut mencurigakan yang membawa komoditas ilegal dari Jayapura menuju PNG.

Sekitar pukul 22.36 WIT, Tim Patroli Laut Bea Cukai Jayapura mengidentifikasi sebuah longboat yang melaju tanpa penerangan memadai.
 
Ketika petugas berusaha mendekat dan memberikan instruksi penghentian resmi, perahu tersebut justru memacu kecepatan tinggi untuk meloloskan diri.
 
Dalam situasi yang menegangkan tersebut, salah seorang awak perahu terlihat panik dan membuang sejumlah kargo ke tengah laut.

Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara, namun longboat terus menerobos kegelapan malam menuju perairan dangkal.
 
 
Karena jarak pandang yang makin terbatas akibat kabut tebal serta risiko kedalaman air yang membahayakan armada patroli, penghentian aksi pengejaran terpaksa dilakukan demi keselamatan.

Kendati pelaku berhasil meloloskan diri ke perairan dangkal, petugas tidak beranjak dari lokasi. Tim patroli langsung melancarkan penyisiran intensif di titik koordinat barang buangan.
 
Dari hasil penyisiran di tengah hempasan gelombang, petugas menemukan tiga koli barang terbungkus rapi. Pemeriksaan awal mengungkapkan muatan berbahaya yang berhasil diselamatkan:

  • Amunisi Militer: 200 butir amunisi aktif kaliber 5,56 milimeter.
  • Hasil Tembakau Ilegal: 34 slop (340 bungkus atau setara 6.800 batang) rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) merek Van Java tanpa pita cukai resmi.

Baca Juga: Horor Terlepasnya Roda Chery Omoda 5 di Malaysia: Seberapa Bahaya Jika Komponen Ini Patah?

Seluruh barang bukti langsung ditegah dan diamankan ke Kantor Bea Cukai Jayapura guna pengamanan ketat dan penyelidikan mendalam.
 
Mengingat amunisi kaliber 5,56 milimeter merupakan barang yang sangat sensitif dan berkaitan erat dengan potensi ancaman keamanan nasional, Bea Cukai Jayapura bergerak cepat menyerahterimakan barang bukti amunisi tersebut kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua untuk penanganan hukum dan investigasi lanjutan.

Kepala Kantor Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, menegaskan bahwa patroli perbatasan merupakan garis pertahanan krusial dalam meredam maraknya aksi kejahatan lintas negara (transnational crime).

“Informasi masyarakat menjadi dukungan penting bagi kami dalam mendeteksi aktivitas yang berpotensi melanggar ketentuan. Pengawasan di wilayah perairan perbatasan akan terus kami perkuat,” ujar Fungki.
 

Atas temuan rokok ilegal tanpa pita cukai, Bea Cukai Jayapura kini tengah mengusut tuntas dugaan pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.
 
Sementara itu, untuk penanganan amunisi militer, penegakan hukum dilakukan secara terpadu bersama aparat kepolisian.

Bea Cukai Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengawasan, meningkatkan intensitas patroli laut, serta memperkuat sinergi dengan seluruh instansi penegak hukum demi memastikan kawasan perbatasan Indonesia bebas dari peredaran barang berbahaya dan penyelundupan ilegal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tiarsin

Tags

Artikel Terkait

Terkini