Jumat, 25 September 2026

Viral Chef SPPG Surabaya Ditangkap Polisi Usai Curi 8 Jeriken

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Jumat, 25 September 2026 | 13:32 WIB
Aksi HW, chef di salah satu SPPG di Pakis, Surabaya yang mencuri minyak jelantah. (Dok. Polsek Sawahan)
Aksi HW, chef di salah satu SPPG di Pakis, Surabaya yang mencuri minyak jelantah. (Dok. Polsek Sawahan)

Bagaimana Pengelolaan Minyak Jelantah SPPG?

Saat Badan Gizi Nasional (BGN) masih di bawah kepemimpinan Dadan Hindayana, telah ditandatangani nota kesepahaman dengan PT Pertamina (Persero) pada 7 Mei 2026 lalu.

Penandatanganan tersebut berkaitan dengan pemanfaatan minyak jelantah sebagai bagian dari pengembangan energi alternatif dan sistem energi rendah karbon di Indonesia.

Kala itu, Dadan menyebut bahwa setiap SPPG rata-rata menggunakan sekitar 800 liter minyak goreng setiap bulan dan sebagian besar akan berubah menjadi minyak jelantah.

“Perlu diketahui bahwa di BGN minyak tidak boleh sering digunakan. Jadi maksimal rata-rata 3 kali goreng lalu menjadi minyak jelantah,” kata Dadan saat itu.

Terbaru, saat acara temu media di Cilacap pada 10 September 2026, Pertamina melalui Kilang Unit IV Cilacap mulai menjajaki pemanfaatan minyak jelantah hasil program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk diolah menjadi bahan bakar pesawat udara ramah lingkungan atau sustainable aviation fuel (SAF). ***

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini