Baca Juga: Kemenkumham Sumsel dan DJPB Sumsel Bekolaborasi Bina UMKM di Sumsel
Oleh karenanya Ia berpesan agar seluruh insan pengayoman harus menjunjung komitmen netralitas dan menyukseskan pelaksanaannya.
Selain itu, menurut Yasonna terdapat empat agenda penting Kemenkumham saat ini, di antaranya menyusun kebijakan pada dokumen renstra 2025-2029 yang akan menjadi pedoman Kemenkumham ke depan, menetapkan penerapan SAKIP, penguatan implementasi SPIP dan implementasi reformasi birokrasi tematik yang berdampak.
“Kita mendapatkan amanat sebagai pemerintah untuk melayani publik, maka kita harus menjadi seorang pemimpin sebagai role model yang berorientasi melayani publik,” ujar Yasonna.
Artikel Terkait
Selama Ramadhan Kemenkumham Sumsel Gelar Pesantren Lapas
Kemenkumham Sumsel dan DJPB Sumsel Bekolaborasi Bina UMKM di Sumsel
Kemenkumham Sumsel Ikuti Rapat Teknis Pengisian Kertas Kerja Penilaian Mandiri Maturitas SPIP
Menkumham Lantik 57 Pimti Pratama, Kadivpas Kemenkumham Sumsel Berganti
Komitmen Tegakkan Pelayanan Publik Berbasis HAM, Kemenkumham Sumsel Canangkan P2HAM 2024