Kamis, 4 Juni 2026

Kanwil Kemenkumham NTB Siap Sukseskan Paralegal Justice Award 2024

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Rabu, 13 Maret 2024 | 15:41 WIB
 Sukseskan Paralegal Justice Award 2024 (Dok. Kemenkumham NTB)
Sukseskan Paralegal Justice Award 2024 (Dok. Kemenkumham NTB)

NAWACITAPOST.COM - "Paralegal Justice Award (PJA) sendiri merupakan merupakan penghargaan yang diberikan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemenkumham sebagai bentuk apresiasi bagi para Kepala Desa/Lurah yang berprestasi dan memberikan pengabdian terbaiknya bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ungkap Sofyan, selaku Kepala Pusat Pembudayaan dan Bantuan Hukum pada BPHN.

Hal ini diungkapkan saat dirinya jadi narasumber dalam giat Sosialisasi Proses Seleksi Daerah Peserta Paralegal Justice Award 2024, yang diikuti Kanwil Kemenkumham NTB secara daring di ruang Legal Drafter, Rabu (13/3).

Giat ini diikuti oleh Kepala Bidang Hukum Puri Adriatik Chasanova dan Tim Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkumham NTB.

Baca Juga: Kemenkumham NTB-Pemkab Dompu Rapat Matangkan Harmonisasi Raperkada Alokasi Dana Desa Kabupaten Dompu

Sofyan juga mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar PJA 2024 sebanyak 1067, dimana tahapan berikutnya akan dilakukan Seleksi Daerah Paralegal Justice Award 2024 oleh Panitia Seleksi Daerah Provinsi dan Panitia Seleksi Daerah Kabupaten/Kota.

Dan sesuai amanat Menkumham Yasonna H. Laoly, Kanwil Kemenkumham juga diminta untuk bersinergi dengan pemerintah daerah guna sukseskan seleksi PJA 2024.

Kakanwil Kemenkumham NTB Parlindungan sempat menyampaikan bahwa Kanwil Kemenkumham NTB siap bersinergi dengan pemerintah daerah maupun instansi pendukung Paralegal Justice Award 2024.

Baca Juga: Bahas Bantuan Hukum, TPPO, dan ITE, Kemenkumham NTB Berikan Penyuluhan Hukum di Desa Beleke

"Kanwil Kemenkumham NTB akan menjadi motor penggerak Panselda Kab/Kota, serta bersinergi dengan pemerintah daerah maupun instansi pendukung meliputi Mahkamah Agung, Kemendagri, dan KemenPDTT dalam menyeleksi kandidat Paralegal Justice Award 2024. ," pungkas Parlindungan. 

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini