NAWACITApost.com - Kegelisahan warga atas maraknya dugaan pungutan liar dan penahanan ijazah menjadi pemicu demonstrasi ke kantor Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Provinsi di Jombang. Membawa gerobak sampah, serta satu buah celengan, ratusan Demonstran menyampaikan tuntutan tersebut, Rabu (29/11/2023).
Pantauan lapangan, massa pendemo datang di depan kantor Cabdin Pendidikan Provinsi jalan Dokter Wahidin Sudirohusodo No.6, Desa Sengon, Kec. Jombang, Kabupaten pukul 10.00 WIB. Satu unit mobil bak terbuka beserta set pengeras suara dipakai massa aksi.
Tampak juga beragam poster tuntutan, bendera, gerobak sampah dan celengan uang receh. Beberapa diantara massa aksi adalah warga yang mengenakan seragam sekolah setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Massa pun secara bergantian menyampaikan orasi tuntutan. Selang 30 menit massa aksi dijumpai Kepala Cabdin Pendidikan Provinsi Jombang, Sri Hartati beserta jajaran.
Ketua Forum Rembug Masyarakar Jombang (FRMJ), Joko Fattah Rochim mengatakan kegiatan Demonstrasi dilakukan karena banyak warga yang mengadu ke lembaganya.
"Baik lewat WA, maupun datang langsung ke rumah, 24 jam kami menerima aduan," kata Fattah kepada wartawan, Rabu (29/11/2023).
Menurut Fattah, keluhan terutama datang saat mendekati ujian. Banyak yang mendapatkan pesan Whatsaap untuk diminta segera melunasi atau mengangsur biaya, jika tidak dilakukan mendapat ancaman tidak mendapat kartu ujian.