gaya-hidup

7 Tradisi Idul Adha Unik dan Penuh Makna di Indonesia, Ada Apa Saja?

Selasa, 4 Juni 2024 | 15:35 WIB
Grebeg Gunungan di Yogyakarta Salah Satu Tradisi Idul Adha (Foto: Traveloka )

Yogyakarta dikenal dengan kekayaan budayanya, dan salah satu tradisi unik yang dilakukan saat Idul Adha adalah Grebeg Gunungan.

Tradisi ini berawal dari halaman Keraton Jogja dan menjalar hingga ke Alun-Alun Utara hingga Masjid Gede Kauman. Pada hari tersebut, tujuh gunungan tersusun rapi, menunggu untuk dibagi kepada warga setempat.

Ketika gunungan tersebut diarak, warga yang beruntung berhasil mengambil sebagian dari hasil tani yang ada di dalamnya. Bagi mereka, ini adalah tanda berkah dan keberuntungan.

Baca Juga: Kamu Lagi di Bali? Ini 5 Destinasi Wisata Water Sports yang Wajib Dicoba, Ada yang Bisa Picu Adrenalin

4. Jemur Kasur di Banyuwangi

Banyuwangi, selain dikenal dengan keindahan alamnya, juga memiliki tradisi unik saat Idul Adha yang disebut Jemur Kasur. Tradisi ini dilakukan oleh suku Osing di Desa Kemiren, Glagah.

Prosesnya dimulai dengan Tari Gandrung yang diikuti dengan penjemuran kasur di depan rumah warga. Kasur-kasur tersebut berwarna hitam dan merah, dengan makna masing-masing hitam untuk keberanian dan merah untuk kelanggengan.

Tujuannya adalah menolak bala dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Inilah bentuk unik dari perayaan Idul Adha yang diwarnai dengan kekayaan budaya lokal.

5. Ngejot di Bali

Bali terkenal dengan keragaman budaya dan toleransinya yang tinggi. Salah satu tradisi unik yang dilakukan umat Islam Bali saat Idul Adha adalah Ngejot.

Baca Juga: Bingung Libur Panjang Kemana? Intip Destinasi Wisata Taman Batu Purwakarta, Cocok Jadi Pilihan Liburan Bareng Keluarga Tersayang

Tradisi ini merupakan bentuk syukur umat muslim Bali kepada tetangga nonmuslim yang telah menunjukkan toleransi tinggi terhadap mereka.

Adanya berbagi makanan, minuman, dan buah kepada tetangga nonmuslim, umat Islam Bali mengungkapkan rasa syukur atas kerukunan yang terjalin di antara mereka.

6. Apitan di Semarang

Saat Idul Adha tiba, Semarang memperlihatkan tradisi khasnya yang disebut Apitan. Tradisi ini menjadi wujud rasa syukur atas hasil bumi yang diberikan oleh Tuhan.

Halaman:

Tags

Terkini