NAWACITAPOST.COM - 'Hidup adalah pilihan untuk mengabdi', itulah moto yang diyakini dengan teguh oleh Sayyid Raden Bindi Swasana Nugroho Aji ST, seorang terapis berusia 47 tahun asal Surabaya yang telah mengabdikan dirinya untuk kota Surabaya sejak tahun 2004.
Bagi Bindi, kebanggaan terbesarnya adalah melihat pasien-pasien yang dia tangani sembuh. "Ada beberapa pasien yang mengalami perkembangan luar biasa melalui terapi ini," ujarnya dengan penuh syukur.
Salah satu contohnya adalah seorang pasien yang sebelumnya lumpuh selama 2 tahun, namun berhasil mengalami kemajuan yang signifikan melalui terapi yang dia terapkan.
Baca Juga: Yang Harus Dihindari dan Alternatif Sehat Bagi Pengidap Diabetes
Selain itu, Bindi juga telah berhasil menangani beberapa kasus anak autis yang mengalami kemajuan yang sangat berarti setelah mendapat terapi darinya.
Terapi yang digunakan oleh Bindi merupakan kombinasi antara metode terapi minyak khas Kalimantan yang dibuatnya sendiri, energi alam, serta titik-titik akupuntur.
Menurutnya, dengan menggunakan metode ini, pasien akan mengalami penyembuhan secara signifikan. Wati Dariyanto, seorang pasien berusia 64 tahun yang menderita bengkak jantung, mengakui bahwa terapi yang dilakukan oleh Bindi telah memberikan hasil yang sangat menggembirakan.
Baca Juga: Makanan Lezat dan Sehat untuk Pengidap Diabetes, Ini resep Ayam Panggang dengan Sayuran Panggang
Yang mengejutkan adalah bahwa Bindi telah memberikan terapi ini tanpa dipungut biaya sejak tahun 2004, tanpa membedakan antara pasien mampu dan tidak mampu secara finansial.
Terapis yang beralamatkan di Kalilom Lor 1 Kelinci No. 9, Kedung Cowek, Surabaya ini menerima pasien dengan janji terlebih dahulu melalui WhatsApp di nomor 082111245679.
Meskipun sering dipanggil ke luar kota untuk menyebarkan terapi ini, Bindi tetap konsisten dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. ***