NAWACITAPOST.COM - Di tengah heningnya pegunungan dan keasrian pepohonan, tersembunyi keindahan alam yang memukau di Desa Ciater: Curug Jodo.
Destinasi wisata ini, yang telah mencuri perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah, menawarkan pesona air terjun yang unik di Jawa Barat.
Terletak jauh dari keramaian perkotaan, Curug Jodo di Desa Ciater menjadi pilihan yang tepat untuk melepas penat dan mencari ketenangan.
Baca Juga: Dukung Rencana Mahfud MD Mundur, FX Rudy: Fokus pada Pilpres 2024!
Keindahan alamnya yang memukau tak hanya menawarkan pemandangan yang menenangkan, tetapi juga menyimpan cerita sejarah yang menarik.
Sejarah dan Mitos yang Mengagumkan
Dibalik keindahan alamnya, Curug Jodo menyimpan sejarah dan mitos yang dipercayai oleh masyarakat setempat.
Pada zaman dulu, kawasan ini ditumbuhi Pohon Ater. Seorang petualang menenbang pohon ini, yang tiba-tiba mengeluarkan air panas alami dari batangnya.
Baca Juga: Resep Gulai Cumi Isi Telur, Sajian Hidangan yang Menggugah Selera
Masyarakat meyakini bahwa air tersebut memiliki khasiat penyembuhan, dan ilmuwan Belanda, Hack Bessel, pun tertarik untuk meneliti air terjun ini.
Pada tahun 1960, seorang sakti mandraguna bernama Mbah Ebos membuka perkampungan di area hutan tempat air panas muncul.
Sejak tahun 1968, pemerintah setempat memanfaatkan keberadaan Curug Jodo sebagai potensi wisata alam.
Mitos Dayang Sumbi dan Sangkuriang
Mitos yang mengelilingi Curug Jodo menjadikannya lebih menarik. Kisah Dayang Sumbi dan Sangkuriang, yang dipercayai menjadi asal-usul curug ini, memberikan daya tarik tersendiri.
Konon, Dayang Sumbi mandi di curug ini dan bertemu dengan Sangkuriang, tanpa mengetahui bahwa Sangkuriang adalah anaknya yang hilang.