Menyusui eksklusif untuk enam bulan pertama kehidupan adalah cara yang efektif untuk melindungi anak-anak dari pneumonia dan penyakit menular lainnya. ASI membuat sistem kekebalan bayi lebih kuat.
2. Hindari lingkungan berpolusi, seperti banyak asap, baik dari kendaraan, pabrik, atau rokok
Sistem imun yang sehat akan melindungi tubuh dari penyebab infeksi, namun ada banyak faktor yang bisa melemahkan perlindungan tubuh. Pada anak-anak, polusi udara merupakan salah satu faktornya. Polusi udara di luar ruangan berisiko memberikan ancaman dan polusi udara di dalam ruangan – yang diakibatkan oleh udara kotor dari bahan bakar untuk memasak, rokok dan lainnya juga menimbulkan risiko- polusi udara di dalam ruangan berkontribusi terhadap kematian anak dari pneumonia yang berkaitan dengan polusi udara sebanyak 62%.
3. Mencuci tangan dengan sabun
Pneumonia juga dapat dicegah dengan meningkatkan tindakan perlindungan dengan menerapkan praktik pola hidup bersih dan sehat, salah satunya mencuci tangan dengan sabun.
Studi menunjukkan bahwa mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi risiko pneumonia dengan mengurangi paparan terhadap bakteri. Di Indonesia, 64% populasi memiliki fasilitas pencucian tangan dasar di 2017.
4. Memberi imunisasi lengkap pada anak
Hampir seluruh kematian akibat pneumonia dapat dicegah. Cara paling efektif untuk melindungi anak-anak dari pneumonia adalah dengan imunisasi, khususnya imunisasi Hib, pneumococcus, campak dan pertussis.