gaya-hidup

Punya Hutan Larangan, Warga Kampung Adat Cireundeu Tak Makan Nasi Selama Ratusan Tahun, Kok Bisa?

Kamis, 16 November 2023 | 10:48 WIB


NAWACITApost.com - Sejak tahun 1918, masyarakat kampung adat Cireundeu, Jawa Barat tidak pernah mengonsumsi nasi sebagai makanan pokoknya. Kok bisa? Lantas mereka apa dong?





Makanan utama masyarakat kampung adat Cireundeu yang dikonsumsi adalah rasi. Sebenarnya rasi hampir sama dengan nasi biasa. Hanya saja, rasi terbuat dari singkong. Jika kehabisan singkong makanan penggantinya adalah jagung.





Bisa dibilang masyarakat kampung adat Cireundeu sudah mandiri pangan. Sehingga mereka tidak terpengaruh oleh fluktuasi harga beras di pasaran. Apalagi, mereka sudah mengkonsumsi rasi sejak sekitar 105 tahun lalu.





Hal menarik lainnya dari kampung adat Cireundeu ini, yaitu keberadaan hutan yang benar-benar dijaga kelestariannya. Kampung adat Cireundeu memiliki tiga leweung atau hutan yang dibedakan dari fungsinya.





Ketiga hutan tersebut, yakni Leweung Baladahan, Leweung Tutupan, dan Leweung Larangan. Leweung Baladahan adalah hutan yang menghasilkan sumber pangan seperti singkong, kacang-kacangan, dan lain-lain.





Leweung Tutupan terdiri dari berbagai tanaman herbal yang ditanam. Terdiri dari rendeu, toga, babadotan, dan mahoni. Sedangkan Leweung Larangan adalah hutan yang tidak boleh dikunjungi oleh wisatawan. Hal ini karena hutan ini sangat dijaga dan dilindungi nilai sakralnya oleh masyarakat Cireundeu.





Cara ke Kampung Adat Cireundeu


Halaman:

Tags

Terkini