Senin, 6 Juli 2026

Apa Itu Demam Scarlet? Kenali Gejala dan Penyebabnya

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Rabu, 18 Oktober 2023 | 15:57 WIB

NAWACITApost.com  Demam scarlet atau scarlet fever adalah penyakit infeksi yang ditandai dengan demam tinggi, nyeri tenggorokan, serta ruam kemerahan di seluruh tubuh. Gejala dari demam scarlet biasanya muncul pada 2–4 hari setelah terinfeksi bakteri Streptococcus pyogenes.

Namun, pemulihan bekas ruam kemerahan tersebut cenderung memerlukan waktu yang lebih lama atau bisa mencapai beberapa minggu.

Scarlet fever adalah kondisi yang lebih sering dialami oleh anak berusia 5–15 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan kondisi tersebut juga bisa terjadi pada orang dewasa.

Penyebab Terjadinya Demam scarlet


Seperti yang telah disebutkan di atas, penyebab utama scarlet fever adalah infeksi bakteri yang kerap menyebabkan radang tenggorokan, yaitu Streptococcus pyogenes. Bakteri tersebut biasanya berkembang biak pada tenggorokan dan dapat melepaskan racun yang bisa masuk ke dalam darah, sehingga menimbulkan ruam kemerahan pada kulit ataupun lidah.

Gejala Demam Scarlet


Adapun sejumlah gejala umum dari demam scarlet adalah sebagai berikut:

Ruam kemerahan, biasanya dimulai dari wajah atau leher kemudian menyebar ke seluruh tubuh, terlihat seperti luka sunburn atau yang jika diraba akan terasa kasar.

  1. Demam tinggi.

  2. Menggigil.

  3. Munculnya garis-garis merah di sekitar lipatan kulit, seperti leher, siku, ketiak, lutut, dan selangkangan.

  4. Lidah berwarna merah terang dan dapat disertai dengan bintik-bintik kecil (strawberry tongue).

  5. Nyeri tenggorokan.

  6. Tenggorokan tampak merah yang disertai dengan bercak putih atau kekuningan.

  7. Amandel membengkak.

  8. Pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar area leher.

  9. Mual atau muntah.

  10. Kesulitan menelan.

  11. Nyeri kepala dan badan terasa tidak nyaman.

  12. Nyeri perut.


Scarlet fever yang tidak segera ditangani dengan tepat dapat menyebabkan sejumlah komplikasi, di antaranya sebagai berikut.

  1. Infeksi telinga.

  2. Sinusitis.

  3. Abses peritonsil.

  4. Radang paru-paru (pneumonia).


Bahkan, meski jarang terjadi, scarlet fever juga berisiko menimbulkan berbagai komplikasi yang lebih serius, seperti:

  1. Demam rematik, yaitu gangguan autoimun yang menyebabkan kerusakan sendi dan jantung.

  2. Glomerulonefritis.

  3. Necrotizing fasciitis, yaitu infeksi bakteri yang dapat menyebar dengan cepat dan menghancurkan kulit, otot, dan jaringan di dalam tubuh.

  4. Meningitis.

  5. Sepsis pada anak.

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini