Kamis, 4 Juni 2026

Jangan Salah! Ternyata Ini Cara Menyimpan MPASI yang Benar

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 16 Oktober 2023 | 10:56 WIB
Jangan Salah! Ternyata Ini Cara Menyimpan MPASI yang Benar. Foto: Freepik.
Jangan Salah! Ternyata Ini Cara Menyimpan MPASI yang Benar. Foto: Freepik.

NAWACITApost.com – Cara menyimpan Makanan Pendamping ASI (MPASI) adalah salah satu kunci dalam memberikan nutrisi penting bagi pertumbuhan si kecil. Kualitas penyimpanan MPASI dapat memengaruhi kandungan gizi dan kebersihannya.

Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan dan nilai gizi dari makanan yang terkandung dalam MPASI. Jika cara menyimpan MPASI dilakukan secara sembarangan, maka MPASI bisa cepat basi dan tidak layak dikonsumsi oleh si kecil.

Dibandingkan dengan menggunakan MPASI instan, banyak ibu lebih memilih untuk membuat MPASI sendiri. Sebagian ibu mungkin lebih suka membuat makanan bayi sedikit demi sedikit atau hanya untuk satu kali makan. Namun, terkadang demi alasan praktis, ibu membuat MPASI dalam jumlah yang lebih banyak agar dapat disimpan untuk beberapa waktu ke depan.

Mengutip dari Alodokter, berikut adalah cara menyimpan MPASI yang benar agar tidak terkontaminasi kuman dan nutrisinya tetap terjaga yaitu:

1. Memilih Jenis Makanan yang Tepat

Agar MPASI tetap bergizi dan aman, pilihlah makanan yang dapat disimpan dalam jangka waktu lama. Sebenarnya, hampir semua jenis makanan bayi dapat disimpan untuk dikonsumsi di kemudian hari. Akan tetapi, beberapa jenis makanan mungkin akan mengalami perubahan warna dan rasa seiring berjalannya waktu, meskipun perubahan tersebut tidak selalu memengaruhi kandungan nutrisinya.

Beberapa contoh makanan yang bisa disimpan dalam jangka waktu lama tanpa mengubah warna dan rasa adalah brokoli, kembang kol, kacang hijau, wortel, kacang polong, persik, blueberry, ubi, dan daging.

2. Memilih wadah yang tepat

Pemilihan wadah penyimpanan juga menjadi salah satu hal yang penting agar menjaga nutrisi dari MPASI mu untuk si kecil. Pastikan untuk menggunakan wadah berbahan kaca atau plastik yang kedap udara. Pastikan wadah plastik yang digunakan bebas BPA untuk menjaga kualitas makanan. Simpanlah MPASI dalam satu wadah untuk sekali makan saja, ini akan membantu menjaga kebersihan.

Sementara itu, untuk MPASI berbentuk cair seperti bubur atau puree, kamu dapat menggunakan ice cube atau cetakan es batu. Ini memungkinkan untuk dengan mudah mengambil porsi yang sesuai untuk si kecil. Pastikan juga untuk melapisi cetakan es batu dengan plastik untuk mencegah kontaminasi kuman.

3. Gunakan Penandaan Tanggal Pembuatan MPASI

Agar tidak lupa, sangat disarankan untuk menuliskan tanggal pembuatan dan jenis makanan pada wadah MPASI. Adanya hal ini kamu dapat dengan mudah mengidentifikasi jenis makanan dan memastikan mereka tidak disimpan terlalu lama.

4. Simpan MPASI di freezer atau lemari es

Selanjutnya, kamu bisa menaruh MPASI dalam freezer dengan suhu minimal 5°C selama 3–6 bulan. Namun, setelah 3 bulan biasanya akan ada perubahan warna, rasa, dan tekstur. Jadi, lebih baik gunakan MPASI yang disimpan sebelum 3 bulan. MPASI juga bisa ditaruh di rak kulkas, asalkan tidak lebih dari 2 hari. Selain itu, makanan yang sudah dicairkan dan dipanaskan sebaiknya tidak dibekukan lagi.

Adanya panduan di atas, tentu dapat memastikan bahwa MPASI yang akan diberikan kepada si kecil adalah yang terbaik dari segi gizi dan keamanan. Selain itu, pastikan juga memperhatikan kebersihan peralatan MPASI serta merancang menu MPASI yang seimbang dan bergizi. Jika perlu, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter anak agar nutrisi yang dibutuhkan dapat terpenuhi secara keseluruhan.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini