Kamis, 4 Juni 2026

Kenali Virus Nipah dan Cegah Penularannya, Bisa Lakukan Hal Ini

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 20 September 2023 | 13:05 WIB

NAWACITApost.comVirus Nipah (NiV) kini kembali menjadi perbincangan setelah adanya kematian dua warga Kerala negara bagian di India.

Dilansir dari laman resmi World Health Organization (WHO) Virus Nipah (NiV) adalah virus zoonosis (virus yang ditularkan dari hewan ke manusia) dan juga dapat ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi atau secara langsung di antara manusia.

Pada orang yang terinfeksi, virus ini menyebabkan berbagai penyakit mulai dari infeksi tanpa gejala (subklinis) hingga penyakit pernapasan akut dan ensefalitis yang fatal. Virus ini juga dapat menyebabkan penyakit yang parah pada hewan seperti babi.

Sebelumnya wabah pertama virus ini diketahui di Malaysia, yang juga mempengaruhi Singapura, sebagian besar infeksi pada manusia disebabkan oleh kontak langsung dengan babi yang sakit atau jaringannya yang terkontaminasi. Penularan diperkirakan terjadi melalui paparan sekresi babi yang tidak terlindungi, atau kontak tanpa pelindung dengan jaringan hewan yang sakit.

Pada wabah berikutnya di Bangladesh dan India, konsumsi buah-buahan atau produk buah-buahan (seperti jus kurma mentah) yang terkontaminasi dengan air seni atau air liur kelelawar buah yang terinfeksi merupakan sumber infeksi yang paling mungkin.

Sementara itu, dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) berikut ini cara yang bisa dilakukan untuk mencegah virus nipah yaitu:

  1. Cuci bersih buah dan kupas sebelum dikonsumsi

  2. Hindari konsumsi buah dengan tanda gigitan kelelawar

  3. Gunakan sarung tangan dan pakaian pelindung lainnya saat menangani hewan yang sakit

  4. Sebisa mungkin hindari kontak dengan hewan yang terinfeksi virus

  5. Cuci tangan secara teratur setelah merawat atau mengunjungi orang yang sakit juga dapat mengurangi risiko penularan virus nipah.

  6. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini