Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Mengonsumsi makanan manis tentunya menjadi satu hal yang membuat bahagia untuk sebagian orang yang menyukainya. Tapi dibalik rasanya yang nikmat di lidah tentunya kandungan gula yang terkandung dalam makanan manis dapat memberikan efek pada tubuh seseorang yang sering mengonsumsinya secara berlebihan.
Mengutip hellosehat.com, rekomendasi batas asupan gula bagi orang dewasa yang disarankan adalah 50 gram atau setara dengan dua belas sendok teh gula per orang per hari. Sedangkan American Heart Association (AHA) merekomendasikan anak usia 2 sampai 18 tahun untuk tidak mengonsumsi lebih dari enam sendok teh gula dalam menu makanannya sehari-hari. Rekomendasi tersebut tidak mencakup gula yang dijumpai secara alami pada susu, buah atau sayuran.
Tentunya dalam mengonsumsi gula perlu adanya batas agar tubuh tidak merasakan efek yang berbahaya akibat kelebihan mengonsumsi gula. Mengutip dari kompas.com, adapun hal-hal yang bisa terjadi akibat kelebihan mengonsumsi gula yaitu:
- Peningkatan Berat Badan
Mengonsumsi gula bisa menyebabkan resistensi terhadap leptin alias hormon pengatur rasa lapar dan pengendali nafsu makan. Itu sebabnya, mengonsumsi makanan atau minuman manis bisa meningkatkan rasa lapar dan membuat kita makan berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi gula juga bisa meningkatkan lemak visceral, yang memicu berbagai penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.
- Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Mengonsumsi makanan tinggi gula dapat menyebabkan obesitas, peradangan dan kadar trigliserida, gula darah dan tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi gula juga bisa memicu aterosklerosis atau penyumbatan terhadap arteri. Riset yang meneliti 30.000 orang juga menemukan bahwa mengonsumsi 17 hingga 21 persen kalori dari gula tambgahan juga meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 38 persen.
- Memicu Jerawat
Mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat olahan, termasuk makanan dan minuman manis, bisa memicu risiko munculnya jerawat. Riset yang meneliti 2.300 remaja juga membuktika konsumsi makanan tinggi gula bisa meningkatkan risiko jerawat hingga 30 persen. Pasalnya, makanan manis dapat meningkatkan kadar gula dan insulin dalam darah, menyebabkan peningkatan sekresi androgen, produksi minyak dan peradangan, yang memicu munculnya jerawat.
- Meningkatkan Risiko Depresi
Mengonsumsi makanan tinggi gula bisa meningkatkan risiko depresi. Pasalnya, makanan tinggi gula bisa menyebabkan gangguan pada neurotransmitter otak dan memicu peradangan yang bisa berdampak buruk pada kesehatan mental. Riset yang diikuti 8.000 orang selama 22 tahun menunjukkan bahwa pria yang mengkonsumsi 67 gram atau lebih gula per hari 23 persen lebih bersar risikonya mengalami depresi. Studi lain yang meneliti 69.000 wanita menunjukkan bahwa mereka yang asupan gula tambahannya paling tinggi memiliki risiko depresi lebih besar secara signifikan.