Jakarta,NAWACITA-Cerita fresh graduate UI menolak gaji Rp 8 juta ini viral setelah unggahan netizen yang tak diketahui namanya itu di-post akun @WidasSatyo di Twitter.
"Jadi tadi gue diundang interview kerja perusahaan lokal dan nawarin gaji kisaran 8 juta doang. Hello meskipun gue fresh graduate gue lulusan UI, Pak. Universitas Indonesia. Jangan disamain sama fresh graduate dengan kampus lain dong ah. Level UI mah udah perusahan luar negeri. Kalau lokal mah oke aja, asal harga cocok," demikian post Insta Story yang viral itu.
Sontak, warganet ramai menanggapi unggahan tersebut. Sebagian besar menganggap penulis Insta Story itu tak bersyukur karena saat ini sulit mencari pekerjaan. Namun hingga kini, identitas pengunggah post tersebut belum terungkap, termasuk apakah dia alumnus UI atau bukan.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai wajar jika lulusan UI berharap mendapat gaji tinggi. "Dari dulu anak UI memang merasa punya standar gaji yang lebih tinggi daripada fresh graduate dari kampus-kampus lain," kata Fahri seperti dilansir kompas.com,Jum’at (26/7/19).
Fahri yang lulus dari Fakultas Ekonomi ini menyebut bahwa banyak rekan-rekannya mengincar perusahaan yang berkantor di kawasan Sudirman dan Thamrin, Jakarta. Sebab, di tempat itulah biasanya perusahaan bersedia menggaji karyawannya dengan angka fantastis.
"Itu (kawasan Sudirman dan Thamrin) adalah tempat bagi yang kita sebut sebagai the best paid fresh graduate. Atau tempat bagi lulusan baru yang dibayar dengan bayaran terbaik," kata Fahri.
Fahri pun menilai wajar jika lulusan UI saat ini memiliki standar tertentu yang bahkan lebih tinggi dari para pendahulunya. Hal yang terpenting, kata Fahri, lulusan UI memiliki kemampuan dan skill yang membuat mereka layak menuntut gaji tinggi. "Menurut saya itu biasa saja karena itu sama dengan biaya atau harga pada pasar kerja. Setiap pasar tenaga kerja ada rate-nya, ada price-nya, ada harganya, dan itu normal saja untuk diperdebatkan," pungkas Fahri.
Editor: Martin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:50 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 18:47 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:43 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 15:40 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 12:28 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 21:38 WIB
Senin, 9 Maret 2026 | 19:14 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 12:30 WIB
Minggu, 22 Februari 2026 | 19:37 WIB
Minggu, 22 Februari 2026 | 19:04 WIB
Minggu, 22 Februari 2026 | 18:53 WIB
Minggu, 6 Juli 2025 | 18:01 WIB
Minggu, 25 Mei 2025 | 15:44 WIB
Senin, 19 Mei 2025 | 09:54 WIB
Senin, 19 Mei 2025 | 09:21 WIB
Jumat, 16 Mei 2025 | 09:41 WIB
Selasa, 13 Mei 2025 | 16:27 WIB
Selasa, 13 Mei 2025 | 10:31 WIB
Jumat, 9 Mei 2025 | 13:55 WIB
Senin, 5 Mei 2025 | 14:23 WIB